Harianjogja.com, JOGJA — Setelah bertahun-tahun dinanti, platform media sosial milik Meta, Instagram, akhirnya merilis fitur edit komentar. Fitur yang sebelumnya hanya tersedia untuk pesan langsung (direct message) ini kini resmi hadir di kolom komentar publik secara global, Jumat (10/4/2026).
Langkah ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memperbaiki kesalahan penulisan tanpa perlu menghapus dan mengunggah ulang komentar. Seusai dikonfirmasi oleh TechCrunch, fitur ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan berinteraksi di ruang digital.
Batas Waktu dan Ketentuan Penggunaan
Perlu dicatat bahwa fitur ini tidak berlaku tanpa batas. Instagram memberikan waktu 15 menit sejak komentar dipublikasikan untuk melakukan pengeditan. Dalam rentang waktu tersebut, pengguna dapat memperbarui teks berkali-kali.
Namun, seusai melewati batas waktu 15 menit, komentar akan terkunci dan tidak bisa lagi diperbarui. Keputusan ini diambil untuk menyeimbangkan kebutuhan koreksi teknis dengan upaya menjaga integritas percakapan agar tidak disalahgunakan untuk mengubah substansi argumen secara drastis.
Transparansi dan Batasan Konten Visual
Komentar yang telah mengalami perubahan akan diberi label "Edited" berwarna abu-abu di sampingnya. Berbeda dengan beberapa platform media sosial lain, Instagram memilih untuk tidak menampilkan riwayat atau versi asli komentar sebelum diedit. Hal ini berarti hanya versi terbaru yang akan terlihat oleh publik.
Selain itu, fitur pengeditan ini hanya berlaku untuk teks. Jika sebuah komentar menyertakan gambar, video, atau elemen visual lainnya, bagian tersebut tetap permanen dan tidak dapat diubah. Seusai melalui tahap uji coba terbatas, pendekatan ini diambil untuk memastikan konten visual tetap autentik sesuai unggahan pertama.
Pembaruan ini menjadi pengingat bagi pengguna untuk tetap berhati-hati saat pertama kali mengunggah komentar, terutama yang mengandung informasi sensitif. Dengan kehadiran fitur edit komentar, pengalaman bersosial media di Instagram kini menjadi lebih nyaman dan bebas dari rasa khawatir akan kesalahan ketik yang memalukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

















































