Cara Israel-AS Terapkan Politik Adu Domba Suni-Syiah

2 hours ago 2

Umat Islam diminta tak terprovokasi dan menggalang solidaritas.

Rep: Fuji Eka Permana,Muhyiddin,Fuji Eka Permana,Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan

Komite Pengarah ARI-BP, Prof Din Syamsuddin berpidato pada aksi “Genosida Belum Berhenti Jangan Ada Nakba Lagi” di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Ahad (18/5/2025).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam, Din Syamsuddin mengatakan, serangan Zionis Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran adalah serangan terhadap dunia Islam, bahkan menjadi bagian dari penaklukan Palestina secara menyeluruh. Dia menilai,  Israel dengan dukungan Amerika yang selama bertahun-tahun menguasai Palestina, ingin melumpuhkan Iran yang selama ini paling tampil membela Palestina.

"Ambisi Zionis Israel untuk menaklukkan Palestina merupakan bagian dari strategi dominasi atas dunia Islam, khususnya kawasan dunia Arab, baik atas motif ideologis maupun politis dan ekonomis," kata Din kepada Republika, Rabu (4/3/2026)

Ia mengatakan, adanya pangkalan militer AS di beberapa negara Arab dan negara-negara Teluk merupakan bagian dari strategi jangka panjang AS dan Israel menaklukan Palestina dan dunia Islam.

Din menegaskan, dalam rangka itu, Zionis Israel dan AS menerapkan politik adu domba (divide et empera) dengan memainkan isu Suni-Syiah, dan Arab-Persia. Din menegaskan, patut diyakini bahwa Zionis Israel-AS akan memprovokasi dunia Arab dengan menyerang instalasi strategis yang ada dan menyebarkan isu bahwa Iran adalah pelakunya.

"Begitu pula, buatan Board of Peace merupakan skenario kamuflase yang menguntungkan Israel. Sayangnya Presiden Indonesia terperdaya dengan skenario itu dan tanpa sadar dan di luar nalar berujar Israel harus dijamin keamanannya, padahal Israel yang melakukan genosida atas rakyat Palestina," ujar tokoh senior Muhammadiyah tersebut.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|