
Hujan. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Prakiraan cuaca DIY pada Kamis (21/5/2026) menunjukkan mayoritas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas bervariasi. Sejumlah daerah seperti Kota Jogja, Sleman, dan Bantul bahkan diprediksi mengalami hujan disertai petir pada siang hingga malam hari.
Kondisi cuaca tersebut membuat masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menyiapkan perlengkapan pelindung hujan seperti payung maupun jas hujan. Potensi cuaca ekstrem juga perlu diantisipasi, terutama di kawasan perkotaan dan wilayah utara DIY yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas awan hujan.
Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, seluruh kabupaten dan kota di DIY berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan petir. Perubahan cuaca diperkirakan dapat berlangsung cepat dalam durasi singkat, sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan aktivitas dan mobilitas.
Waspada Hujan Petir di Jogja, Sleman, dan Bantul
Masyarakat yang berada di luar ruangan diminta segera mencari tempat aman apabila terdengar suara petir. Warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon, baliho besar, maupun dekat tiang listrik guna menghindari risiko sambaran petir dan pohon tumbang saat hujan deras terjadi.
Prakiraan Cuaca DIY Kamis (21/5/2026)
Kulon Progo
Kondisi: Hujan Ringan
Suhu udara: 22–31 derajat Celsius
Kelembapan udara: 66–97 persen
Bantul
Kondisi: Hujan Petir
Suhu udara: 22–31 derajat Celsius
Kelembapan udara: 65–98 persen
Gunungkidul
Kondisi: Hujan Ringan
Suhu udara: 22–30 derajat Celsius
Kelembapan udara: 66–97 persen
Sleman
Kondisi: Hujan Petir
Suhu udara: 22–30 derajat Celsius
Kelembapan udara: 72–98 persen
Kota Yogyakarta
Kondisi: Hujan Petir
Suhu udara: 23–31 derajat Celsius
Kelembapan udara: 70–98 persen
Perbedaan kondisi cuaca di sejumlah wilayah DIY menunjukkan adanya potensi hujan lokal yang dipengaruhi dinamika atmosfer. Kawasan utara dan area perkotaan diperkirakan memiliki peluang hujan lebih tinggi dibanding beberapa wilayah lain yang cenderung mengalami hujan ringan dalam periode tertentu.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Potensi udara kabur dan peningkatan kelembapan juga diperkirakan masih terjadi di sejumlah kawasan, terutama setelah hujan turun pada sore hingga malam hari.
Menghadapi kondisi cuaca yang cenderung berubah cepat, warga disarankan rutin memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), baik melalui aplikasi InfoBMKG, situs resmi, maupun kanal media sosial terverifikasi untuk mengantisipasi potensi gangguan aktivitas harian dan perjalanan di luar ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































