Gelombang Pantai Gunungkidul Diprediksi Capai 4 Meter

3 hours ago 2

Gelombang Pantai Gunungkidul Diprediksi Capai 4 Meter

Foto ilustrasi gelombang tinggi. - Freepik

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Potensi gelombang tinggi kembali mengintai kawasan pesisir selatan Gunungkidul. Berdasarkan informasi yang diterima petugas SAR, ketinggian gelombang di perairan selatan Jawa diperkirakan berada pada kisaran dua hingga empat meter hingga Minggu (14/6/2026).

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Marjono, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait peningkatan tinggi gelombang yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Kenaikan gelombang diprediksi terjadi mulai hari ini hingga Minggu (14/6/2026)," kata Marjono saat dihubungi, Jumat (12/6/2026).

Meski demikian, kondisi pantai pada Jumat pagi masih terpantau aman dan terkendali. Aktivitas nelayan juga relatif sepi karena bertepatan dengan Jumat Kliwon dalam penanggalan Jawa.

Menurut Marjono, tradisi masyarakat pesisir yang tidak melaut saat Selasa Kliwon maupun Jumat Kliwon masih dijalankan hingga sekarang.

"Setiap Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon nelayan tidak melaut dan kepercayaan ini sudah berlangsung lama," ujarnya.

Walaupun aktivitas melaut berkurang, ia mengingatkan para nelayan agar tetap mengutamakan keselamatan apabila kembali melaut dalam beberapa hari ke depan. Kondisi cuaca dan gelombang harus menjadi pertimbangan utama sebelum berangkat mencari ikan.

Marjono menegaskan nelayan tidak perlu memaksakan diri melaut apabila kondisi laut dinilai kurang aman. Selain itu, penggunaan jaket pelampung harus menjadi perlengkapan wajib untuk mengurangi risiko kecelakaan di laut.

"Harus melihat situasi dan kondisi, kalau aman maka tidak ada masalah untuk mencari ikan di laut. Tapi, biar lebih aman juga harus menggunakan jaket pelampung sebagai upaya antisipasi dari hal-hal yang tak diinginkan," katanya.

Peringatan serupa juga ditujukan kepada wisatawan yang diperkirakan memadati kawasan pantai selama akhir pekan. Gelombang tinggi berpotensi membahayakan pengunjung yang bermain terlalu dekat dengan bibir pantai atau berada di area yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, petugas SAR menyiagakan personel di sejumlah titik pantai guna melakukan pengawasan dan pemantauan.

"Bagi para pengunjung, kami imbau untuk tidak bermain di area berbahaya. Kami juga mempersiapkan seluruh personel guna pengawasan dan pengamanan di kawasan pantai," ujar Marjono.

Hal senada disampaikan Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko. Menurut dia, informasi mengenai potensi kenaikan gelombang telah disampaikan kepada petugas di lapangan sebagai langkah antisipasi.

"Kami terus mengimbau kepada pengunjung atau para nelayan agar berhati-hati. Keselamatan adalah hal yang utama dalam setiap aktivitas yang dilakukan," katanya.

Sunu berharap peningkatan gelombang tidak menimbulkan kecelakaan maupun gangguan aktivitas masyarakat pesisir. Pihaknya memastikan patroli serta pemantauan akan terus dilakukan selama periode potensi gelombang tinggi berlangsung.

"Tentunya kita akan terus lakukan patroli pengawasan dan pemantauan untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman," katanya.

Dengan meningkatnya potensi gelombang hingga empat meter, wisatawan dan nelayan diharapkan lebih disiplin mematuhi imbauan keselamatan. Kewaspadaan menjadi kunci agar aktivitas wisata maupun perikanan tetap berjalan aman selama akhir pekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|