Harianjogja.com, JOGJA—Google kembali memperluas kemampuan platform riset berbasis kecerdasan buatan mereka melalui NotebookLM. Perusahaan teknologi tersebut meluncurkan fitur baru bernama Cinematic Video Overviews, yang memungkinkan materi riset kompleks diubah menjadi video visual sinematik yang lebih mudah dipahami.
Dilansir dari AndroidPolice pada Jumat (6/3/2026), fitur ini menjadi evolusi dari ekosistem Overviews milik NotebookLM yang sebelumnya telah menghadirkan Audio Overviews berupa podcast AI serta Video Overviews dengan animasi sederhana.
Kini Google meningkatkan teknologi tersebut dengan menghadirkan narasi visual yang lebih imersif. Video yang dihasilkan dirancang seolah-olah disutradarai secara profesional sehingga membantu pengguna memahami materi penelitian secara lebih cepat dan menarik.
Kolaborasi Tiga Model AI Google
Kemampuan menghasilkan video sinematik ini lahir dari kolaborasi tiga model kecerdasan buatan milik Google yang bekerja secara terintegrasi.
Model pertama adalah Gemini, yang berperan sebagai pengarah utama dalam proses pembuatan konten. Sistem ini menganalisis dokumen riset untuk menentukan alur cerita, gaya visual, hingga struktur narasi video. Gemini juga mampu menyempurnakan draf secara otomatis agar hasil akhir tetap konsisten.
Selanjutnya terdapat Nano Banana Pro, yang bertugas membuat berbagai aset visual. Teknologi ini merancang ilustrasi atau elemen grafis yang mampu merepresentasikan isi riset secara menarik dan relevan secara estetika.
Tahap akhir ditangani oleh Veo 3, yang berfungsi menggabungkan seluruh elemen visual dan narasi menjadi video animasi yang mulus dan dinamis.
Seusai pengguna mengunggah materi riset ke NotebookLM, ketiga model AI tersebut akan bekerja secara otomatis untuk menghasilkan video yang siap ditonton.
Akses Web dan Mobile
Google merancang Cinematic Video Overviews agar dapat diakses secara fleksibel melalui versi web maupun perangkat seluler. Hal ini memungkinkan pengguna membuat materi pembelajaran berbasis video dari berbagai sumber riset kapan saja.
Meski demikian, fitur ini saat ini masih tersedia secara terbatas. Google hanya membuka akses bagi pelanggan Google AI Ultra yang menggunakan bahasa Inggris dan berada di Amerika Serikat.
Hingga kini Google belum memberikan kepastian kapan fitur tersebut akan dirilis secara global, termasuk untuk pengguna di Indonesia atau bagi paket langganan yang lebih terjangkau.
Transformasi Cara Melakukan Riset
Peluncuran Cinematic Video Overviews menjadi langkah terbaru Google dalam mengembangkan NotebookLM sebagai platform riset generasi baru.
Dengan teknologi ini, pengguna tidak hanya dapat mengelola dokumen dan data penelitian, tetapi juga mengubah informasi kompleks menjadi pengalaman visual yang lebih mudah dipahami serta meningkatkan retensi pembelajaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































