Hadiri Pemakaman, Delegasi Saudi Beri Penghormatan Terakhir ke Khamenei

16 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Sejumlah pejabat asing, tokoh penting, dan pelayat berkumpul di Teheran pada Jumat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Pemimpin Iran itu terbunuh akibat serangan udara AS-Israel pada 28 Februari yang memicu perang dengan Iran.

Salah satu delegasi yang hadir adalah pejabat dari Arab Saudi. Kendati hubungan dengan Iran kerap 'maju-mundur' Riyadh tetap mengirim delegasi yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed El Khereiji.

Delegasi Saudi ikut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Enam anggota delegasi berjalan perlahan ke dalam ruangan penyeyaman. 

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, mediator kunci dalam pembicaraan AS-Iran untuk mengakhiri perang, juga bergabung dengan para pelayat pada hari pertama upacara pemakaman yang berlangsung beberapa hari.

Menteri Dalam Negeri Pakistan juga tiba di Teheran. Para pemimpin dari berbagai negara di seluruh dunia — termasuk Qatar, Oman, Arab Saudi, Irak, Kuba, dan Serbia — ikut hadir di Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir.

Dmitry Medvedev, mantan presiden Rusia dan wakil ketua Dewan Keamanan, juga diperkirakan akan menghadiri upacara tersebut pada hari Jumat. Demikian menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Delegasi dari Tiongkok, Namibia, Afghanistan, dan Turkmenistan bertemu dengan presiden Iran di Teheran untuk upacara tersebut. Delegasi resmi dari India juga hadir, serta Pemimpin Nasional Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow.

Pemerintah Iran memuji para pejabat asing atas solidaritas mereka melawan agresi AS-Zionis baru-baru ini. Teheran menyebut Khamenei sebagai "Pemimpin Revolusi Islam yang gugur" dan menggambarkannya sebagai sosok yang dicintai dan dihormati.

Sejumlah pejabat tinggi Iran ikut menghadiri upacara pada Jumat, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, Kepala Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i, dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Para pejabat Iran telah bernegosiasi dengan AS untuk membuka Selat Hormuz dan mengakhiri permusuhan di kawasan tersebut, yang meningkat setelah AS, Iran, dan Israel melancarkan serangkaian serangan balasan di tengah kesepakatan gencatan senjata yang rapuh.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|