Hery Gunardi Jadi Dirut BRI, Ini Profilnya

3 days ago 11

Jakarta, CNBC Indonesia — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memutuskan menunjuk Hery Gunardi sebagai direktur utama, menggantikan Sunarso. 

Seperti diketahui, Hery merupakan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS). Ia merupakan tokoh kunci di balik merger tiga bank syariah milik BUMN itu.

Hery merupakan Ketua Project Management Office BSI yang dibentuk dari penggabungan tiga bank yaitu PT Bank BRISyariahTbk.(BRIS), PT Bank Mandiri Syariah dan PT Bank BNI Syariah. BRIS merupakan entity suvivor yang menerima penggabungan tiga bank tersebut.

Sejak kecil Hery sudah bercita-cita menjadi bankir. Setelah menyelesaikan studinya di University of Oregon, Amerika Serikat, dengan gelar Master of Business Administration, Hery bergabung di Bank Bapindo di tahun 1991 dan saat ini dikenal sebagai bankir senior dengan segudang pengalaman.

Merintis karier di bidang perbankan sebagai tim Pengembangan Produk & Promosi pada bagian Research dan Pengembangan di Bank Bapindo, Hery sempat menjadi Analis Kredit Bermasalah. Setelah itu, Hery dipromosikan menjadi Kepala Sub Bagian Sindikasi Surat Hutang, Divisi Treasury sejak 1996 sampai 1998 di bank Bapindo.

Saat krisis finansial 1998, Hery pun ditunjuk untuk menjadi bagian dari Core Team Merger Bank Bapindo dan tiga bank milik negara lainnya, yakni Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, dan Bank Exim. Hery dan tim lalu terlibat dalam mempersiapkan foot print cabang Bank Mandiri serta mempersiapkan integrasi produk 4 Bank anggota merger. Sejak itu karier Hery di Bank Mandiri kian bersinar.

Saat manajemen Bank Mandiri mendirikan perusahaan asuransi dengan AXA Perancis, Hery dipercaya membidaninya sebagai Direktur Project pada 2002 hingga akhirnya AXA Mandiri resmi beroperasi pada Desember 2003. Hery Gunardi pula yang pertama menduduki jabatan Direktur di PT AXA Mandiri Financial Services hingga 2006.

Di tangannya, AXA Mandiri langsung mencatat profit pada tahun pertama. Padahal pada Business Plan, profit baru akan diperoleh di tahun ketiga. Ia juga mampu melakukan roll out bisnis AXA Mandiri di 500 cabang dalam waktu hanya 1 tahun.

Prestasi demi prestasi terus mengiringi karier penggemar olah raga Golf, sepeda statis, tenis meja dan badminton ini. Tak heran Hery beberapa kali dipercaya memegang posisi Komisaris Utama di sejumlah anak usaha Bank Mandiri, menjadi SVP Wealth Management, EVP Jakarta Networks, SEVP Consumer Finance, hingga kemudian menduduki jabatan Direktur di Bank Mandiri sejak 2013.

Pernah menduduki jabatan sebagai Direktur Micro & Retail Banking, Direktur Micro & Business Banking, Direktur Consumer Banking, Direktur Distributions, Direktur Bisnis & Jaringan, kini Hery menjadi orang nomor dua di Bank Mandiri.

Di bawah komandonya, Bank Mandiri sukses merengkuh berbagai penghargaan bergengsi, termasuk penghargaan Best Service Excellence dari Marketing Research Indonesia selama 10 tahun berturut-turut sejak 2007 - 2017 serta membawa Bank Mandiri masuk dalam top 11 dari 500 perusahaan terbaik dunia dari sisi lingkungan kerja atau World Best Employer tahun 2018.

Kini pria yang hari ini berulang tahun ke-58 ini dihadapkan pada tantangan yang besar dan tak pernah terbayangkan sebelumnya, pandemi covid-19. Bahu membahu dengan Direktur Utama dan jajaran direksi lainnya, Hery siap memenuhi mandat pemegang saham untuk memastikan Bank Mandiri terus tumbuh secara berkesinambungan serta menjadikan Bank Mandiri sebagai Mitra Perbankan Utama Nasabah dengan layanan perbankan digital terbaik.


(mkh/mkh)

Saksikan video di bawah ini:

Video: RUPST BRI,Pengumuman Dividen & Perubahan Direksi-Komisaris

Next Article Perbankan Syariah Tumbuh Pesat, Bank Konvensional Lewat

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|