REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menganjurkan pengemudi untuk melakukan servis kendaraan setidaknya 1–2 pekan sebelum keberangkatan mudik Lebaran.
Menurutnya, hal tersebut krusial untuk keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
"Waktu paling aman servis kendaraan adalah minimal sekitar satu minggu sebelum berangkat, paling ideal di rentang 1–2 minggu, supaya bengkel masih punya waktu menemukan masalah, mengganti part, dan kita masih sempat mencoba kendaraan lagi setelah servis," kata dia dihubungi dari Jakarta, Senin (2/3/2026).
Yannes menekankan, memeriksa hal dasar pada aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, salah satunya tekanan udara pada ban.
Tekanan ban saat dingin perlu sesuai rekomendasi pabrikan, kondisi tapak, benjolan, retak, serta ban cadangan harus diperiksa. Lampu, wiper, dan seluruh cairan penting juga harus dicek.
"Ban kurang tekanan angin dapat mempercepat keausan, meningkatkan risiko gagal ban, dan menurunkan efisiensi bahan bakar atau energi," ujar Yannes.
Untuk mobil mesin pembakaran internal (ICE), pemilik kendaraan perlu memeriksa oli mesin, coolant radiator, minyak rem, serta kondisi selang dan belt. Oli yang sudah gelap, kental, atau mendekati interval penggantian wajib diganti sebelum berangkat.
Selain itu, gejala seperti rem kurang pakem, setir terasa aneh, aki melemah, atau AC tidak dingin juga menandakan servis perlu dilakukan lebih cepat daripada jadwal ideal.
Sedangkan mobil listrik (EV) memerlukan perhatian pada kondisi aki 12V, kesiapan kabel dan port charging, serta perencanaan rute pengisian menggunakan navigasi atau aplikasi seperti Google Maps, PLN Mobile, atau Voltron.
Untuk perjalanan jauh, Yannes menyarankan untuk mengisi daya baterai 80–100 persen mendekati waktu keberangkatan. "Khusus mobil EV, servis juga jangan mepet jika ada peringatan pada aki 12V. Software penting diperbarui jika ada peringatan tersebut. Segera lakukan servis jika ada gangguan charging atau performa pengisian terasa tidak normal, karena isu seperti ini butuh waktu diagnosis dan bisa langsung memengaruhi kenyamanan perjalanan jauh kita," imbuhnya.
Perawatan kendaraan yang tepat waktu, menurut Yannes, tidak hanya menjaga kenyamanan mudik, melainkan juga meminimalkan risiko kecelakaan di perjalanan jauh.
Persiapan sedini mungkin memberikan ruang bagi pemilik kendaraan untuk memastikan semua sistem berfungsi optimal sebelum menempuh perjalanan panjang.
sumber : Antara

2 hours ago
3










































