Jelang Lebaran, Cadangan Listrik di Wilayah Ini Justru Surplus 50%

3 days ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa dengan kapasitas listrik terpasang di wilayah Jawa Timur sebesar 10 Gigawatt (GW). Sementara kebutuhan listrik jelang Lebaran diperkirakan hanya mencapai 4,5 GW.

Hal ini berarti masih terdapat cadangan listrik sekitar 50%. "Wilayah Jawa Timur, alhamdulillah kapasitas terpasang itu 10 GW. Pemakaian yang sekarang terjadi hanya 6,5 GW, tapi akan turun menjadi 4,5 GW. Artinya cadangannya masih kurang lebih sekitar 50%," ujar Bahlil, dikutip Rabu (26/3/2025).

Bahlil juga memastikan bahwa ketersediaan energi primer untuk pembangkit listrik tetap terjaga dengan baik. Saat ini, Hari Operasi Pembangkit (HOP) untuk batubara lebih dari 22 hari, HOP gas pipa lebih dari 30 hari, dan HOP BBM lebih dari 20 hari. Selain itu, kesiapan transmisi listrik dari Jawa Timur hingga Bali juga telah diperiksa dan dinyatakan tidak mengalami kendala.

"Persiapan bahan bakar untuk PLN, baik batubara, gas, maupun solar atau B40, ini rata-rata cadangannya di atas 20 hari. Jadi overall, saya pikir tidak ada masalah. Transmisi juga kita sudah cek, semuanya dalam kondisi aman dan beroperasi dengan baik," tambahnya.

Untuk mendukung pemudik yang menggunakan kendaraan listrik, Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) telah menyediakan 3.500 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) secara nasional, termasuk 339 unit yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Sebanyak 1.680 petugas juga disiagakan guna memastikan kelancaran layanan.

"Memang tingkat pemakaian mobil listrik naik sekitar 5-6 kali lipat. Oleh karena itu, kita harus membangun SPKLU dalam jumlah yang memadai. Saat ini, sudah tersedia sekitar 3.500 SPKLU dengan jarak rata-rata 26 kilometer antarstasiun (secara nasional). Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan aplikasi untuk mengecek lokasi SPKLU yang kosong agar pengisian daya lebih mudah dan efisien," jelas Bahlil.

Tak hanya itu, Bahlil juga mengimbau masyarakat agar memastikan keamanan listrik di rumah sebelum meninggalkan kediaman untuk mudik.

"Saya ingin mengingatkan seluruh masyarakat yang akan mudik dari Aceh hingga Papua, tolong cek listrik rumah sebelum berangkat. Pastikan semuanya dalam kondisi aman agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, melaporkan bahwa pasokan listrik dari Jawa Timur ke Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat juga dalam kondisi aman. Pasokan ini sebagian besar berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton.

"Pasokan listrik ke Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat tetap terjaga. Dari PLTU Paiton, listrik dialirkan ke beberapa wilayah, termasuk Bali dan sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Barat. Saat ini, beban listrik sekitar 6.400-6.500 MW, dan saat Lebaran nanti diperkirakan turun menjadi sekitar 3.800 MW. Dalam hal ini, sistem kelistrikan Jawa Timur dipastikan aman," tutup Darmawan.


(pgr/pgr)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Pengusaha: Perputaran Uang Masa Lebaran 2025 Bakal Turun

Next Article Sedih! Warga RI Makin Pesimis Dapat Kerja

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|