REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sampai dengan Sabtu (7/3/2026) jelang tengah malam, rumah almarhum Vidi Aldiano di Jalan Kecapi, Cilandak, Jakarta Selatan, masih didatangi para pelayat yang merupakan rekannya dari dunia hiburan. Karangan bunga pun mulai memenuhi jalan menuju kediaman Vidi. Dari pantauan Republika di lokasi, karangan bunga datang sejumlah rekan Vidi hingga menteri dan kepala lembaga pemerintahan.
Beberapa karangan bunga itu datang dari Project Pop, sekawan band asal Bandung, pasangan pesohor Luna Maya dan Maxime Bouttier, hingga ke Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serti Wakil Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Budi Prijono. 'Turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Vidi Aldiano' demikian tulisan di karangan bunga Erick yang berwarna ungu, kuning, dan hitam.
Erick Thohir pada Sabtu petang mengunggah pesan duka citanya di laman instagramnya. Ia memasang foto hitam putih, sedang duduk berdua dengan Vidi. Vidi tampak tersenyum. Di meja di hadapan mereka ada sejumlah foto. "Terima kasih atas karya, suara, dan kenangan yang telah mengiringi perjalan bagi banyak orang. Turut berduka cita sedalam-dalamnya, doa terbaik untukmu, dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Selamat jalan, rest in love Vidi." demikian unggahan Menpora.
Vokalis grup band Gigi, Armand Maulana, mengungkapkan informasi terkait rencana pemakaman penyanyi Vidi Aldiano. Menurut Armand, almarhum direncanakan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) TPU Tanah Kusir.
Armand mengatakan informasi tersebut masih bersifat sementara karena pihak keluarga masih membahas waktu pelaksanaan pemakaman. “Katanya insya Allah di Tanah Kusir besok. Jamnya belum tahu, masih rapat. (Keluarga) masih rapat,” kata Armand kepada wartawan di rumah duka, Sabtu.
Armand juga menceritakan kondisi keluarga yang terlihat tegar saat berada di rumah duka. Ia mengatakan keluarga sudah menunjukkan sikap ikhlas meski kehilangan sosok yang mereka cintai.
“Alhamdulillah keluarga juga sudah ikhlas. Semua mendoakan, menemani di saat-saat terakhir,” katanya.
Armand kemudian mengenang sosok Vidi sebagai pribadi yang selalu membawa keceriaan bagi orang-orang di sekitarnya. Menurut dia, kehadiran Vidi kerap mengubah suasana menjadi lebih hangat dan penuh tawa.
“Ketika dia datang, suasana jadi ceria. Ketika dia pergi, suasana jadi redup kembali,” kata Armand.
Ia juga menilai Vidi sebagai sosok yang memberikan inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam perjuangannya melawan penyakit kanker yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Menurut Armand, meski tengah berjuang melawan penyakit, Vidi tetap menunjukkan semangat tinggi untuk terus berkarya dan menghibur banyak orang.
Di sisi lain, Armand juga sempat menceritakan menurut Habib Jafar yang juga hadir di lokasi menyebut momen meninggalnya almarhum bertepatan dengan hari turunya Alquran yaitu pada 17 Ramadhan. “Tadi Habib Jafar bagus banget, bahwa ini ternyata hari ini adalah hari turunnya Alquran," kata dia.
sumber : Antara

2 hours ago
3

















































