KBRI di Iran Mulai Evakuasi WNI ke Tanah Air

3 hours ago 1

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berjalan keluar terminal setibanya dari Iran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Iran, sudah menerima perintah untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari negara tersebut. Evakuasi itu dilakukan menyusul masih terjadinya serangan-serangan penjajah Zionis Israel bersama sekutunya Amerika Serikat (AS) ke Negeri Para Mullah itu.

Duta Besar Luar Biasa Indonesia di Teheran Roy Sumirat saat dihubungi Republika dari Jakarta mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan prinsip sukarela.

“Betul (WNI mulai dilakukan evakuasi). Dan untuk evakuasi ini, kita sistemnya sukarela,” kata Roy, Rabu (4/4/2026) dini hari.

Artinya, kata dia, WNI yang berada di Iran yang merasa ingin pulang kembali ke Tanah Air, akan dipulangkan. “Kita akan membantu evakuasi,” ujar dia.

Adapun WNI yang merasa tetap masih ingin berada di Iran, KBRI tak memaksa untuk kembali ke Tanah Air. Namun, KBRI tetap mengingatkan agar para WNI tersebut senantiasi menyambung komunikasi untuk memastikan keselamatan.

Ketika ditanya apakah proses evakuasi tersebut, Roy menyampaikan hal-hal teknis semacam itu menjadi kewenangan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jakarta. Roy menegaskan, pihaknya pernah menyampaikan bahwa otoritas yang berhak dan bertanggung jawab menyatakan evakuasi hanyalah pemerintahan di Jakarta.

Pekan lalu, Roy menyampaikan ada 329 WNI yang ‘terjebak’ dalam situasi pelik di Iran. Ratusan WNI itu kebanyakan adalah para pelajar dan mahasiswa. Sebaran WNI di Iran berada di kota-kota utama seperti di Qom dan Teheran.

Dua wilayah tersebut juga menjadi target serangan dan agresi penjajah Israel dan AS. Pasukan gabungan kedua negara itu sejak Sabtu (28/2/2026) membombardir Iran, yang hingga kini berdampak pada perang terbuka di kawasan Teluk.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|