REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Sejumlah peristiwa penting terjadi di DKI Jakarta pada Selasa (25/8), mulai dari musibah kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Duren Sawit, Jakarta Timur, hingga perkembangan proyek ambisius ruang bawah tanah di kawasan Bundaran HI. Selain itu, isu keamanan dan prestasi di bidang seni turut mewarnai pemberitaan Ibu Kota.
Kebakaran Hanguskan 40 Bangunan di Duren Sawit
Sebuah kebakaran besar melanda permukiman warga di Jalan Pendidikan Raya VI, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa ini mengakibatkan sebanyak 40 bangunan ludes dilalap api.
Ketua RT 04/RW 14, Dwi, menjelaskan bahwa dari total bangunan yang terdampak, 39 di antaranya merupakan rumah semi permanen atau yang biasa disebut rumah bedeng. Sementara itu, satu bangunan lainnya merupakan rumah permanen milik warga. "Yang terdampak ada 40 bangunan, 39 rumah semi permanen (rumah bedeng) dan satu rumah permanen utuh, rumah warga," kata Dwi saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Proyek Bawah Tanah Bundaran HI Dikebut
Proyek pembangunan ruang multifungsi bawah tanah atau extended concourse di kawasan Bundaran HI menunjukkan progres signifikan. Hingga Agustus 2026, pembangunan area seluas 4.439 meter persegi ini telah mencapai 24 persen.
PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), anak usaha PT MRT Jakarta (Perseroda) selaku pelaksana proyek, menargetkan pembangunan rampung pada Juni 2027. Direktur Utama PT ITJ, Ferdiansyah Roestam, menyatakan bahwa penyelesaian proyek ini diharapkan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-500 DKI Jakarta. “Targetnya ini menjadi hadiah lima abad Jakarta dan akan diresmikan saat perayaan HUT Jakarta,” ujar Ferdiansyah.
Walkot Tolak Stigma "Gotham City" untuk Jakarta Barat
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, dengan tegas menolak stigma "Gotham City" yang kerap disematkan pada wilayah kepemimpinannya. Stigma yang merujuk pada kota fiksi penuh kejahatan dalam cerita DC Comics itu dinilai tidak mencerminkan kondisi keamanan sebenarnya.
Dalam sebuah pertemuan silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat bersama warga di Balai Warga RW 10 Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Senin (24/8), Iin menegaskan bahwa Jakarta Barat adalah wilayah yang aman. "Kita tidak ingin Jakarta Barat dibilang Gotham City. Masa Jakarta Barat tidak aman? Malam hari saja masih banyak warga kita yang bermain bola dan beraktivitas," tegasnya.
Berita Lainnya: Pembinaan Warga Binaan hingga Prestasi Sanggar Tari
Dari dunia pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, menghadirkan inovasi pembinaan dengan membuka tempat pangkas rambut (barbershop). Program yang dijalankan Subseksi Bimbingan Kegiatan (Bimgiat) ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi modal usaha setelah bebas. "Kami ingin keterampilan yang diperoleh warga binaan tidak berhenti selama berada di dalam Rutan," kata Kepala Rutan Kelas I Cipinang, I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra.
Sementara itu, kabar membanggakan datang dari sanggar binaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Svadara Warna Indonesia. Sanggar ini berhasil mengukir prestasi di ajang Bandung International Dance Competition (BIDC) 2026 yang digelar pada 14–16 Agustus 2026. Mereka meraih medali emas untuk Tari Selaras Sasmita dan Honorable Mention untuk Tari Bawi Seraung. "Kami sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh anak-anak," ungkap Ketua Svadara Warna Indonesia, Devi Alviani.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
2

















































