Kembali Longsor, Perjalanan Kereta Cianjur-Sukabumi Dibatalkan Semua

2 hours ago 3

Perjalanan kereta relasi Cianjur-Sukabumi dibatalkan imbas jalur longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Jalur kereta di petak Jalan Cibeber–Lampegan, Kabupaten Cianjur tepatnya di KM 73+9/0 kembali tergerus longsor pada Rabu (22/4/2026) malam setelah diguyur hujan deras. Perjalanan Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cianjur-Sukabumi pun dibatalkan semua pada Kamis (23/4/2026).

"Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur menyebabkan petak jalan Cibeber–Lampegan, tepatnya di KM 73+9/0, kembali terjadinya penggerusan (gogosan) pada jalur rel yang saat ini masih dalam tahap perbaikan," kata Manager Humasda PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo saat dikonfirmasi.

Akibat kondisi tersebut, demi menjaga keselamatan perjalanan kereta pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 20.38 WIB, PT KAI memutuskan untuk membatalkan perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat–Sukabumi. Kereta tersebut hanya dijalankan hingga Stasiun Cibeber dan tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Sukabumi.

Selain itu, kata Kuswardoyo, untuk mendukung proses penanganan di lokasi serta mempertimbangkan faktor keselamatan, seluruh perjalanan Kereta Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat yang dijadwalkan beroperasi hari ini juga dibatalkan. Total ada enam perjalanan Kereta Siliwangi yang dibatalkan.

Keputusan pembatalan perjalanan kereta merupakan langkah yang diambil dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama. Sebagai bentuk pelayanan, pelanggan yang terdampak dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan dengan waktu pembatalan 7x24 jam dari jadwal KA yang dibatalkan.

"Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun pada layanan pelanggan. KAI juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi terbaru terkait operasional perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI," ucap Kuswardoyo.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|