Kemenangan di Balapan Sprint Aragon Jaga Peluang Marc Marquez Pertahankan Gelar MotoGP

4 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Marc Marquez belum menyerah dalam perburuan gelar juara MotoGP 2026. Kemenangan pada sprint race GP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Sabtu (28/9/2026), menjaga peluang pembalap Ducati Lenovo itu untuk terus menekan para pesaingnya di papan atas klasemen.

Marquez menjadi yang tercepat dalam balapan sprint sepanjang 11 lap tersebut. Tambahan poin dari kemenangan itu membuat koleksi poinnya mencapai 212. Ia kini berada di posisi ketiga klasemen pembalap, di bawah dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Martin masih memimpin klasemen dengan 245 poin, sementara Bezzecchi mengoleksi 216 poin. Dengan demikian, Marquez tertinggal 33 poin dari Martin dan hanya berjarak empat poin dari Bezzecchi. Persaingan menuju akhir musim pun masih terbuka, terutama jika Marquez mampu kembali meraih hasil maksimal pada balapan utama GP Aragon.

Pada balapan Ahad, Marquez akan memulai lomba dari posisi kedua. Pole position menjadi milik Bezzecchi, sementara Alex Marquez akan mengawali balapan dari posisi ketiga. Duel di barisan depan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi Marquez untuk memangkas jarak dengan Martin.

Jika mampu memenangi balapan utama dan Martin gagal menyelesaikan lomba, posisi Marquez akan semakin mendekati puncak klasemen. Namun, jalan pembalap berusia 33 tahun itu untuk mempertahankan gelar juara dunia musim lalu tidak berjalan mulus.

Marquez sempat kehilangan kesempatan meraih poin setelah absen pada GP Prancis dan Catalunya akibat cedera kaki serta bahu kanan yang membuatnya harus menjalani operasi. Meski demikian, ia perlahan kembali ke persaingan dan kini kembali berada di antara para pembalap yang berpeluang memperebutkan gelar.

GP Aragon juga membuka peluang bagi Marquez untuk melanjutkan catatan panjangnya di kejuaraan dunia. Sepanjang karier, ia telah tujuh kali menjadi juara dunia kelas utama, yakni pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2025. Sebelumnya, ia juga meraih gelar juara dunia kelas 125cc pada 2010 serta Moto2 pada 2012.

Apabila kembali menjadi juara MotoGP musim ini, Marquez akan mengoleksi delapan gelar di kelas utama. Catatan tersebut akan membuatnya melampaui torehan tujuh gelar Valentino Rossi dan menyamai Giacomo Agostini sebagai pembalap dengan koleksi gelar terbanyak di kelas utama. Namun, sebelum berbicara tentang sejarah, Marquez masih harus lebih dahulu mengejar ketertinggalannya dari Martin dan Bezzecchi.

Klasemen pembalap MotoGP 2026:

PosisiPembalapTimPoin

1 Jorge Martín Aprilia Racing 245

2 Marco Bezzecchi Aprilia Racing 216

3 Marc Marquez Ducati Lenovo Team 212

4 Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team 203

5 Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Racing Team 199

6 Raúl Fernández Trackhouse MotoGP Team 186

7 Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing 169

8 Francesco Bagnaia Ducati Lenovo Team 143

9 Alex Marquez BK8 Gresini Racing MotoGP 115

10 Luca Marini Honda HRC Castrol 86

11 Fermín Aldeguer BK8 Gresini Racing MotoGP 80

12 Enea Bastianini Red Bull KTM Tech3 76

13 Brad Binder Red Bull KTM Factory Racing 72

14 Diogo Moreira Pro Honda LCR 57

15 Fabio Quartararo Monster Energy Yamaha MotoGP 55

16 Franco Morbidelli Pertamina Enduro VR46 Racing Team 53

17 Johann Zarco Castrol Honda LCR 35

18 Joan Mir Honda HRC Castrol 29

19 Jack Miller Prima Pramac Yamaha MotoGP 23

20 Álex Rins Monster Energy Yamaha MotoGP 21

21 Toprak Razgatlioglu Prima Pramac Yamaha MotoGP 14

22 Maverick Vinales Red Bull KTM Tech3 10

23 Iker Lecuona BK8 Gresini Racing MotoGP 9

24 Augusto Fernández Yamaha Factory Racing 6

25 Pol Espargaro Red Bull KTM Tech3 3

26 Cal Crutchlow Castrol Honda LCR 0

27 Jonas Folger Red Bull KTM Tech3 0

28 Michele Pirro BK8 Gresini Racing MotoGP 0

29 Lorenzo Savadori Aprilia Racing 0

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|