Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Muhammad Amien Rais.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Majelis Syura Partai Ummat menerima pengunduran diri Ketua Umum DPP Partai Ummat Ridho Rahmadi dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat Taufik Hidayat, S.Sos., MA. Keputusan tersebut diambil dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 yang digelar pada Rabu (26/8/2026).
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Amien Rais mengatakan pengunduran diri kedua pimpinan tersebut telah diterima secara resmi. Keputusan itu merujuk pada ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat.
"Majelis Syura menghormati keputusan tersebut dan menyatakan menerima pengunduran diri yang dimaksud. Majelis Syura menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang mendalam atas seluruh dedikasi, khidmat perjuangan, dan kontribusi nyata yang telah dicurahkan selama menakhodai kepengurusan eksekutif pusat," kata Amien Rais, Kamis (28/8/2026).
Amien menegaskan pengunduran diri tersebut bukan berarti kedua tokoh itu meninggalkan Partai Ummat. Menurutnya, transisi kepemimpinan merupakan bagian dari perputaran roda organisasi dan penyegaran struktur agar gerak partai semakin dinamis dan responsif.
"Kedua tokoh pimpinan utama tersebut dipastikan tetap aktif berjuang di dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan yang baru," ujarnya.
Untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, Majelis Syura menunjuk Ir. H. Ansufri ID Sambo yang merupakan Sekretaris Majelis Syura sebagai Plt Ketua Umum DPP Partai Ummat. Sementara Muhammad Sadiq ditetapkan sebagai Plt Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat.
"Penunjukan formasi transisi ini berbasis pada prinsip meritokrasi, integritas, serta loyalitas, guna memastikan gerak administrasi dan operasional kepengurusan pusat tetap berjalan efektif," kata Amien.

2 hours ago
3
















































