Laba Emiten Permen (YUPI) di 2025 Turun Jadi Rp613 Miliar

11 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI) mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp613,13 miliar sepanjang tahun 2025. Perolehan itu turun tipis 2,53% secara tahunan atau year on year (yoy) dari setahun sebelumnya sebesar Rp629,11 miliar.

Merinci laporan keuangannya, emiten produsen permen Yupi itu membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp2,93 triliun. Torehan itu turun 3,52% yoy.

Menilik lebih lanjut, pendapatan terbesar berasal dari kontrak pelanggan domestik sebesar Rp2,26 triliun. Sisanya berasal dari ekspor sebesar Rp773,76 miliar. Potongan penjualan dan rabat tercatat sebesar Rp94,85 miliar.

YUPI mengungkapkan salah satu dari pelanggan domestik yang memiliki kontrak pendapatan lebih dari 10% adalah emiten distributor consumer goods. PT Tigaraksa Satria Tbk. (TGKA). Perusahaan itu menyumbang kontrak senilai Rp449,47 miliar atau setara 15% dari seluruh pendapatan kontrak YUPI.

Seiring dengan menurunnya perolehan pendapatan, beban pokok penjualan juga turun 4,4% yoy menjadi Rp1,93 triliun. Lantas, laba bruto turun menjadi Rp1,00 triliun dari sebelumnya Rp1,03 triliun.

YUPI juga berhasil menekan sejumlah beban, seperti beban penjualan menjadi Rp128,46 miliar dan beban usaha lainnya menjadi Rp1,8 miliar. Pendapatan usaha lainnya tercatat turun menjadi Rp12,93 miliar.

Alhasil, laba usaha turun 0,38% yoy menjadi Rp768,57 miliar pada tahun 2025.

Dari sisi neraca, tercatat total aset YUPI naik menjadi Rp2,9 triliun pada akhir 2025.

Total liabilitas tercatat melonjak menjadi Rp1,33 triliun dari setahun sebelumnya Rp428,42 miliar. Sedangkan total ekuitas tercatat sebesar Rp1,56 triliun, turun dari setahun sebelumnya Rp2,24 triliun.

(ayh/ayh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|