Luka dan Amarah Ditumpahkan dalam Coretan Penuh Umpatan di Kantor Daycare Little Aresha

8 hours ago 5

Kondisi daycare Little Aresha yang dicoret oleh OTK, Senin (28/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Satu hari setelah rilis kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak, bangunan Daycare Little Aresha di kawasan Umbulharjo menjadi sasaran aksi vandalisme. Tembok hingga kendaraan yang berada di lokasi tersebut dicoret cat oleh orang tak dikenal.

Dari pantauan Republika di lokasi, coretan terlihat di dinding teras hingga pintu dengan cat semprot berwarna hitam. Tulisan umpatan penuh amarah itu seperti 'Anak jadi korban'. 'Asu, tidak ada rasa kemanusiaan', dan 'Bajingan'.

Selain itu, terdapat sejumlah coretan bernada umpatan sebagai bentuk protes atas dugaan kekerasan terhadap puluhan bayi di tempat penitipan anak tersebut. Dua sepeda motor yang terparkir di garasi sisi selatan bangunan juga tak luput dari sasaran. Kondisinya terkena lemparan cat hitam. Bangunan daycare sendiri saat ini masih dalam kondisi disegel oleh pihak kepolisian.

Menanggapi aksi tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. "Jangan apa istilahnya main hakim sendiri, percayakanlah pada penegak hukum dan Insya Allah kan sudah semua mengawal bareng," ujar Hasto saat dijumpai di Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (28/4/2026).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|