REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- LUMINA, girl group I-pop pertama hasil kolaborasi lintas budaya Indonesia-Korea, resmi debut. Bernaung di bawah HOUSE ENM dari Korea Selatan, LUMINA hadir sebagai langkah segar yang memadukan semangat lokal dengan kualitas produksi global.
Kelompok ini terbentuk melalui proyek global K-pop ON-I, program intensif selama empat pekan yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata proses debut ala K-pop. Para peserta menjalani berbagai tahap pelatihan profesionlal, mulai dari pelatihan vokal dan dance, rekaman di studio profesional, hingga produksi video musik dan proses rilis digital.
Produser Young Boss dari HOUSE ENM mengatakan nama LUMINA merupakan gabungan dari kata "luminous" dan "ina", yang melambangkan lima cahaya berbeda yang bersatu menciptakan satu langit gemilang. Sementara itu, komunitas penggemar mereka secara resmi diberi nama Starlets, yang diharapkan menjadi keluarga besar pendukung perjalanan grup ini.
Dengan konsep Magical High-Teen, LUMINA menghadirkan warna musik yang memadukan melodi liris bergaya J-pop, sentuhan K-pop modern, serta nuansa dreamy dream pop. Lirik lagu mereka juga menggunakan tiga bahasa yakni Korea, Indonesia, dan Inggris, untuk menghadirkan pengalaman musikal yang melampaui batas bahasa.
"Talenta muda berbakat harus dibina sejak dini dengan arahan yang tepat, bukan sekadar dibiarkan berjalan sendiri. Musik adalah perjalanan panjang yang membutuhkan fondasi kuat. LUMINA adalah bukti bahwa dengan pembinaan yang serius, mimpi anak-anak muda bisa tumbuh menjadi cahaya yang bersinar di panggung global," kata Young Boss dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu (11/3/2026).
LUMINA terdiri atas lima anggota berusia 10 hingga 15 tahun yang masing-masing membawa cerita dan karakter berbeda. Marsila Akwila atau Wila asal Bogor (15 tahun) yang berperan sebagai main dancer sekaligus anggota paling senior. Lalu ada Fara Alfiratasya Harahap atau Fara asal Bekasi (15 tahun) menjadi lead vocal dengan karakter vokal kuat.
Anggota lainnya adalah Kiandra Arundati asal Jakarta (12 tahun) yang mengisi posisi main vocal dengan warna suara emosional. Kadek Isyana asal Pontianak (10 tahun) berperan sebagai lead vocal sekaligus lead dancer dengan energi ceria. Terakhir, Jennifer Natasha asal Jakarta (10 tahun) yang menjadi lead dancer dan subvocal.
Single debut mereka berjudul "Hello, Bintan" resmi dirilis secara digital pada 10 Maret 2026 di berbagai platform musik global. Lagu ini menjadi simbol sapaan pertama LUMINA kepada dunia-sebuah anthem tentang keberanian menyapa mimpi dan menyalakan cahaya baru di panggung musik.

1 hour ago
2
















































