Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter (Bekasi) JKS dan Kertajati (KJT) memandu jamaah haji saat melakukan Tawaf Wada pada gladi posko layanan operasional Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) Haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Indramayu, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). Gladi posko yang diikuti 352 petugas PPIH Kloter (Bekasi) JKS dan Kertajati (KJT) tersebut untuk memantapkan kesiapan saat puncak pelaksanaan haji 2026 di Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Jawa Barat mengungkapkan, sebanyak 3.000 jamaah umrah asal Jawa Barat masih berada di Arab Saudi. Para jamaah umrah masih melaksanakan ibadah di tengah perang AS-Israel dengan Iran.
"Ada sekitar tiga ribuan jamaah Jawa Barat yang memang masih melaksanakan ibadah umroh di tanah suci pada saat ini. Itu informasi dari pusat yang kita dapat seperti itu," ucap Kepala Kanwil Kemenhaj dan Umrah Jawa Barat Boy Hary Novian saat dihubungi wartawan, Selasa (3/3/2026).
Ia menuturkan aktivitas jamaah umrah di Arab Saudi berjalan lancar termasuk bandara. Ia mengungkapkan, jamaah bakal pulang menggunakan maskapai penerbangan Saudi Airlines, Lion Air hingga Garuda Indonesia. "Ya, Saudi Airlines, kemudian Lion Air, Garuda, itu tidak ada masalah tetap masih bisa melakukan perjalanan atau rute penerbangan seperti biasa," kata dia.
Boy melanjutkan total travel umrah di Jawa Barat saat ini mencapai 649 unit. Ia mengimbau travel umrah yang sudah memiliki jadwal keberangkatan ke depan untuk melakukan penjadwalan ulang. "Kalau pun yang sudah memiliki jadwal bisa melakukan reschedule, dari maskapai penerbangan pun memberikan opsi penjadwalan ulang," kata dia.
Apalagi, ia mengatakan maskapai penerbangan memberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang. Pihaknya belum menerima data terkait travel umrah yang menunda atau menjadwal ulang keberangkatan jamaah umrah ke Arab Saudi.
Seperti diketahui, saat ini perang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Akibat perang, ratusan warga meninggal dunia di tengah momen puasa Ramadhan.

2 hours ago
3

















































