Meta Muse Resmi Hadir, Agen AI yang Tetap Bekerja Saat Aplikasi Ditutup

2 hours ago 2

Jumali

Jumali Jum'at, 11 September 2026 15:47 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Meta memperkenalkan Muse, agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pribadi yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan secara mandiri. Berbeda dari chatbot AI yang umumnya hanya merespons perintah, Muse dapat menjalankan tugas lintas aplikasi, menjelajahi web, mengirim surel (email), memesan perjalanan, hingga membantu mencapai tujuan jangka panjang yang ditetapkan pengguna.

Kehadiran Muse menunjukkan arah baru pengembangan AI konsumen. Pengguna tidak hanya memperoleh jawaban atas pertanyaan, tetapi juga dapat menyerahkan sejumlah pekerjaan digital kepada agen AI yang mampu bekerja secara berkelanjutan bahkan ketika aplikasi tidak sedang dibuka.

Muse Mulai Diluncurkan di Amerika Serikat

Dilansir Gadgets 360, Muse mulai diluncurkan di Amerika Serikat (AS) untuk pengguna iOS, Android, dan web melalui muse.ai. Meta juga menyatakan layanan tersebut akan tersedia pada perangkat kacamata AI.

Perusahaan menyediakan akses gratis untuk sebagian besar kebutuhan penggunaan. Sementara itu, pengguna yang memerlukan kemampuan tambahan dapat memilih paket berlangganan yang disediakan Meta.

Mampu Menjalankan Berbagai Tugas Secara Mandiri

Muse dapat digunakan melalui aplikasi khusus Muse maupun langsung dari WhatsApp. Pengguna dapat meminta agen AI tersebut mengirim surel, memesan perjalanan, atau mengisi formulir tanpa harus berpindah-pindah layanan secara manual.

Untuk kebutuhan yang lebih kompleks, Muse mampu menyusun rencana yang dipersonalisasi berdasarkan tujuan yang ditetapkan pengguna. Setelah itu, agen AI tersebut dapat menjalankan langkah-langkah yang diperlukan secara mandiri.

Kemampuan lain yang menjadi perhatian adalah kemampuannya melanjutkan pekerjaan meskipun pengguna telah menutup aplikasi. Dengan demikian, tugas yang membutuhkan waktu lebih lama tetap dapat diproses tanpa harus terus dipantau.

Dalam kondisi tertentu, Muse dapat kembali aktif untuk memberi informasi perkembangan atau meminta persetujuan pengguna sebelum melakukan tindakan tertentu. Proses tersebut misalnya dilakukan saat agen AI akan mengirim surel atau melakukan pembelian.

Dapat Mengingat Informasi dari Interaksi Sebelumnya

Meta juga membekali Muse dengan kemampuan mengingat detail dari percakapan terdahulu. Informasi yang pernah diberikan pengguna dapat dimanfaatkan kembali ketika agen AI menjalankan tugas atau memberikan rekomendasi pada kesempatan berikutnya.

Fitur tersebut memungkinkan Muse memberikan pengalaman yang lebih personal karena dapat menyesuaikan tugas maupun saran berdasarkan riwayat interaksi yang telah terjadi sebelumnya.

Menggunakan Mesin Virtual Aman

Untuk menjalankan berbagai tugas tersebut, Meta menempatkan Muse di dalam lingkungan khusus bernama Secure VM atau mesin virtual aman.

Melalui Secure VM, Muse memperoleh komputer dan peramban berbasis cloud tersendiri yang digunakan untuk menjalankan tugas atas nama pengguna. Lingkungan ini dirancang untuk menjaga data pengguna, kredensial layanan yang terhubung, serta agen AI tetap terisolasi dari agen lainnya.

Meta juga menerapkan lapisan keamanan tambahan bernama Sentinel. Sistem ini bertugas mengontrol akses internet Muse dan dapat meminta persetujuan pengguna sebelum mengizinkan tindakan tertentu dilakukan.

Pengguna Tetap Mengendalikan Akses Data

Meta menyatakan pengguna memiliki kendali terhadap layanan yang dapat diakses Muse. Pengguna dapat menentukan aplikasi mana yang terhubung serta jenis izin yang diberikan kepada agen AI tersebut.

Selain itu, koneksi layanan dapat diputus kapan saja sesuai kebutuhan. Pengguna juga dapat meminta Muse menghapus informasi yang tersimpan serta memilih agar interaksi mereka tidak digunakan untuk melatih model AI Meta.

Perusahaan menegaskan bahwa Muse tidak membagikan percakapan maupun data yang berada di dalam lingkungan VM kepada sistem periklanannya. Meta juga menyebut agen AI tersebut tidak memiliki akses langsung terhadap kata sandi maupun detail pembayaran yang tersimpan di dalam lingkungan aman tersebut.

Dengan kemampuan menjalankan tugas secara mandiri, mengingat preferensi pengguna, serta dukungan sistem keamanan berbasis Secure VM, Muse menjadi salah satu langkah terbaru Meta dalam menghadirkan agen AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu menyelesaikan pekerjaan digital sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|