Mobil Otonom Ditargetkan Massal 2030, Tiongkok Perketat Aturan

1 hour ago 2

Jumali

Jumali Jum'at, 11 September 2026 17:17 WIB

Mobil Otonom Ditargetkan Massal 2030, Tiongkok Perketat Aturan

Mobil otonom kerja sama antara Honda dan GM - GM

Harianjogja.com, JOGJA—Kendaraan listrik pintar di Tiongkok akan memasuki fase pengembangan baru setelah pemerintah setempat menyiapkan target penggunaan teknologi mengemudi otonom secara besar-besaran pada 2030. Kebijakan ini tidak hanya menyasar teknologi kendaraan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat posisi industri otomotif Tiongkok di pasar global.

Reuters melaporkan, kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok pada Kamis (10/9/2026) meluncurkan peta jalan pengembangan industri kendaraan listrik pintar. Salah satu sasaran utamanya adalah memperluas penggunaan kendaraan dengan teknologi mengemudi otomatis dalam beberapa tahun mendatang.

Bagi konsumen, kebijakan tersebut berarti teknologi mengemudi otonom akan semakin diarahkan untuk masuk ke penggunaan jalan secara luas. Pemerintah Tiongkok menargetkan teknologi tersebut nantinya diterapkan di jalan tol, jalan bebas hambatan perkotaan, serta sejumlah ruas jalan di kota-kota tertentu. 

Tiongkok Ingin Punya Produsen Mobil Kelas Dunia

Peta jalan tersebut tidak hanya berbicara mengenai kendaraan tanpa pengemudi. Pemerintah Tiongkok juga memasang target agar beberapa produsen otomotif dalam negeri mampu masuk jajaran 10 besar dunia berdasarkan penjualan.  Selain mengejar posisi produsen, pemerintah ingin meningkatkan daya tarik merek otomotif Tiongkok di pasar internasional. Penguatan peran Tiongkok dalam penetapan standar otomotif internasional juga menjadi bagian dari strategi tersebut.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok menempatkan industri otomotif sebagai salah satu pilar penting perekonomian. Karena itu, pengembangan kendaraan listrik pintar tidak hanya dipandang sebagai transformasi teknologi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing industri nasional. 

Target lainnya berkaitan langsung dengan keselamatan. Kendaraan yang menggunakan teknologi mengemudi otonom ditargetkan memiliki tingkat keselamatan yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang dikemudikan manusia.

Aturan Mobil Otonom dan Produksi Diperketat

Seiring dengan ambisi memperluas penggunaan kendaraan otonom, pemerintah Tiongkok juga menyiapkan penguatan regulasi. Aturan mengenai produksi kendaraan, keselamatan di jalan, teknologi mengemudi otonom, hingga pembaruan perangkat lunak kendaraan akan diperketat.

Pemerintah juga akan mengkaji jalur persetujuan khusus untuk komponen penting serta kendaraan yang diproduksi dalam jumlah terbatas. Langkah ini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi baru akan diikuti dengan pengawasan terhadap aspek produksi dan keselamatan. 

 Di sisi lain, pengawasan terhadap kapasitas produksi kendaraan dan baterai juga akan ditingkatkan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menekan investasi berlebihan, mendorong konsolidasi industri, serta menghapus kapasitas produksi yang dinilai tidak efisien. 

**Persoalan kapasitas menjadi penting bagi industri kendaraan listrik pintar karena pemerintah Tiongkok pada saat yang sama ingin mempertahankan pertumbuhan industri tanpa membiarkan ekspansi produksi berlangsung tanpa kendali. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengarahkan industri menuju perkembangan yang lebih teratur. 

Persaingan Otomotif Tiongkok Makin Diatur 

Peta jalan itu juga mencakup persaingan antarperusahaan. Pemerintah Tiongkok akan memperkuat penegakan aturan antimonopoli dan meningkatkan pengawasan terhadap kualitas produk.

Pemerintah juga mendorong terciptanya persaingan yang sehat di antara pelaku industri otomotif. Pemerintah daerah akan dibatasi dalam memberikan insentif yang dinilai tidak tepat sehingga dukungan terhadap industri tidak mendorong persaingan yang dianggap tidak sehat. Dengan rangkaian kebijakan tersebut, pengembangan kendaraan listrik pintar di Tiongkok tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknologi. Pemerintah juga menata produksi, keselamatan, kualitas, kapasitas industri, persaingan usaha, serta peran perusahaan otomotif Tiongkok di pasar internasional. 

Sementara itu, target penggunaan kendaraan otonom secara besar-besaran pada 2030 menjadi salah satu sasaran utama dalam peta jalan baru tersebut. Teknologi mengemudi otomatis akan diarahkan untuk digunakan pada jalan tol, jalan bebas hambatan perkotaan, dan ruas jalan tertentu di kota-kota Tiongkok. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|