Murid SMPN 6 Pekalongan Dikeroyok Teman Hingga Sempat Koma Gegara Pacaran, Pemkot Beri Pendampingan

5 days ago 22

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memastikan pendampingan psikologis bagi siswi SMP Negeri 6 Pekalongan yang menjadi korban perundungan dan kekerasan di sekolah. Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengatakan kondisi korban menjadi perhatian utama, termasuk pemulihan psikologis agar tidak mengalami trauma berkepanjangan.

"Kami pastikan dari dinas, kemudian pengobatan (korban) di rumah sakit semuanya. Saya sudah menyampaikan kepada orang tua agar jangan khawatir," kata Afzan di Pekalongan, Selasa (18/8/2026).

Dia mengatakan pihaknya telah mendatangi rumah sakit untuk memastikan penanganan medis terhadap korban berjalan baik serta kebutuhan pengobatannya terpenuhi. Afzan menegaskan pemulihan korban menjadi prioritas, sementara kegiatan belajar mengajar siswa tetap berlangsung. Korban juga akan mendapatkan pendampingan psikologis untuk membantu proses pemulihan.

"Kami menegaskan proses pemulihan siswa harus menjadi prioritas sementara kegiatan belajar-mengajar para siswa tetap berjalan dengan baik. Kami pastikan adalah siswa jangan sampai terganggu belajar-mengajarnya dan korban perlu pendampingan psikolog traumatik," ujarnya.

Menurut Afzan, berdasarkan pemeriksaan sementara, kondisi fisik korban menunjukkan perkembangan cukup baik dan tidak ditemukan luka serius. Meski demikian, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan korban secara menyeluruh.

"Faktor psikologisnya ini yang harus kita fokuskan. Kami juga akan memberikan edukasi terus kepada sekolah-sekolah," katanya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|