REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api jarak jauh selama masa Angkutan Lebaran 2026. Sepanjang periode 11 Maret hingga 1 April 2026, tingkat okupansi Kereta Api (KA) Jarak Jauh mencapai 118,9 persen, melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Secara keseluruhan, KAI melayani 4.246.274 pelanggan KA Jarak Jauh dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk selama periode tersebut. Tingginya tingkat keterisian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya permintaan perjalanan kereta api pada musim Lebaran tahun ini dapat terlayani berkat kesiapan operasional serta koordinasi di seluruh lini layanan.
Menurut dia, KAI telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran tetap berjalan lancar dan nyaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada 5.087.458 pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan bersama KAI selama Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini menjadi pijakan bagi kami untuk terus menjaga ketepatan waktu, memperkuat kapasitas layanan, serta memastikan perjalanan kereta api semakin andal dan menjadi pilihan utama masyarakat,” ujar Anne.
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026 KAI melayani 5.087.458 pelanggan kereta api, baik jarak jauh maupun lokal. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8,07 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 4.707.628 pelanggan.
Selain KA Jarak Jauh, layanan KA Lokal juga mencatatkan kinerja positif dengan melayani 841.184 pelanggan atau dengan tingkat okupansi sekitar 90,7 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.
Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2025, jumlah pelanggan KA Jarak Jauh meningkat sekitar 8,45 persen dari sebelumnya 3.915.546 pelanggan. Sementara itu, pelanggan KA Lokal naik sekitar 6,20 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 792.082 pelanggan.
KAI juga mencatat kinerja operasional yang tetap terjaga selama masa Angkutan Lebaran 2026. Ketepatan waktu keberangkatan kereta mencapai 99,80 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan tercatat 98,86 persen.
Untuk menjawab kebutuhan tambahan kapasitas perjalanan, KAI juga menghadirkan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan pada kereta tambahan relasi Lempuyangan–Pasarsenen (pp). Layanan ini mencatat 10.394 pelanggan pada relasi Lempuyangan–Pasarsenen dengan tingkat okupansi 127 persen, serta 10.233 pelanggan pada relasi sebaliknya dengan okupansi 125 persen.
Selain itu, KAI turut mendukung program Mudik Motor Gratis yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dengan melayani 48.740 pemudik selama periode Lebaran tahun ini.

3 hours ago
2













































