REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Sulawesi Utara dan PT PLN bersinergi untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal di wilayah kepulauan, dalam upaya memperkuat akselerasi ekonomi daerah. Langkah ini diungkapkan oleh Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit usai pertemuan dengan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) di Manado, Selasa.
Pemerintah daerah dan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau membahas penguatan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Siau. Fokus pembahasan meliputi penambahan mesin pembangkit baru, evaluasi daya pasok, dan strategi percepatan pemeliharaan jaringan distribusi untuk menjamin ketersediaan listrik yang stabil.
Bupati Chyntia Ingrid Kalangit menekankan bahwa ketersediaan energi listrik adalah tulang punggung pembangunan daerah, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis unik. "Kami mengapresiasi dedikasi PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Pulau Siau. Stabilitas listrik merupakan fondasi penting bagi pelayanan publik, aktivitas ekonomi, serta pengembangan sektor pariwisata dan perikanan di Sitaro," ujarnya.
Pemkab Sitaro siap memberikan dukungan penuh, baik dalam koordinasi lintas sektor maupun penyediaan fasilitas pendukung demi kelancaran operasional PLN di lapangan.
Kolaborasi untuk Kepuasan Pelanggan
General Manager (GM) PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kepuasan pelanggan di wilayah kepulauan menjadi prioritas utama perusahaan. Ia menyatakan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat krusial untuk memastikan setiap program pengembangan infrastruktur kelistrikan berjalan tepat waktu.
"PLN berkomitmen penuh untuk menghadirkan energi yang berkeadilan hingga ke garda terdepan nusantara, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sitaro," katanya. Peningkatan ekonomi di Pulau Siau memerlukan penguatan sistem melalui penambahan kapasitas mesin dan optimasi jaringan distribusi.
Strategi Operasional di Lapangan
Manager PLN ULP Siau, Fendi A Rare’a, menjelaskan teknis langkah strategis yang tengah dijalankan. PLN saat ini fokus pada program pemeliharaan preventif dan korektif secara berkala terhadap unit-unit pembangkit yang ada guna meminimalisasi potensi gangguan teknis.
“Kami terus melakukan evaluasi beban dan kebutuhan daya secara rutin. Penambahan mesin pembangkit menjadi agenda strategis untuk meningkatkan cadangan daya di Pulau Siau. PLN siaga 24 jam untuk memastikan jika terjadi kendala, proses pemulihan dapat dilakukan secara cepat dan profesional,” jelas Fendi.
Pertemuan ini diharapkan akan memperkuat sinergi antara PLN dan Pemkab Kepulauan Sitaro dalam menjawab tantangan kelistrikan di masa depan. Dengan sistem kelistrikan yang andal, diharapkan kualitas hidup masyarakat meningkat dan geliat ekonomi semakin kompetitif.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
3

















































