Pensiunan TNI Asal Gunungkidul Rasakan Manfaat Program JKN

50 minutes ago 3

Pensiunan TNI Asal Gunungkidul Rasakan Manfaat Program JKN

Pensiunan TNI asal Gunungkidul, Kidjo, menceritakan pengalamannya menjalani operasi hingga kontrol dengan memanfaatkan Program JKN.. /Istimewa.

JOGJA—Bagi Kidjo, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Gunungkidul, keberadaan Program JKN menjadi penopang penting dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan. Pensiunan TNI yang kini aktif bertani tersebut telah lama terdaftar sebagai peserta JKN dan beberapa kali memanfaatkan jaminan kesehatan untuk berobat, baik saat mengalami keluhan ringan maupun ketika membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Kidjo menuturkan, dirinya dapat mengakses layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) harus sesuai indikasi medis. Ketika mengalami keluhan ringan, ia biasanya memeriksakan diri ke puskesmas. Sementara itu, apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut, ia akan di rujuk dari puskesmas ke rumah sakit.

"Kalau keluhannya ringan, seperti pilek-pilek, saya ke puskesmas. Tetapi jika berat ya nanti saya akan dirujuk ke rumah sakit," kata Kidjo saat ditemui pada Jumat (18/9).

Ia mengungkapkan dirinya baru saja kembali memanfaatkan Program JKN untuk menjalani operasi di RS Khusus Bedah An Nur Yogyakarta. Kini setelah tindakan operasi, ia menjalani kontrol dan mulai menunjukkan perkembangan kondisi kesehatannya.

"Ini sekarang baru kontrol ini. Satu minggu kemarin saya operasi di sini," jelasnya.

Selama menjadi peserta JKN, Kidjo menilai semua layanan yang diterimanya baik. Petugas di fasilitas kesehatan juga responsif dalam menangani pasien yang sakit.

"Pelayanan ini ya semuanya baiklah. Jadi langsung ditangani, kalau ada apa-apa langsung ditangani," ujarnya.

Ia juga merasakan pelayanan yang ramah dari dokter maupun perawat yang menanganinya. Menurut Kidjo, tidak terdapat perbedaan perlakuan dalam memperoleh layanan kesehatan antara pasien umum dan peserta JKN.

"Mboten [berbeda], nanti kalau [periksa] ditanya mau pakai BPJS (Kesehatan) atau tidak. Kalau pakai BPJS (Kesehatan) ya pakai. Sae, semua, pelayanan baik," imbuh Kijdo.

Mengingat besarnya manfaat Program JKN bagi masyarakat, Kijo berharap keberadaan program tersebut dapat terus dipertahankan. Di sisi lain, ia berharap berbagai aspek yang masih dapat diperbaiki dapat terus ditingkatkan agar pelayanan kepada peserta semakin baik.

"Yang jelas itu sesuatunya harus ditingkatkan gitu. Tapi yang sudah baik, saya harapkan ya dipertahankan dan lebih baik lagi. Di segi pelayanan, dari segi apa saja itu saya harapkan ya meningkat gitu, lebih baik," ujar Kidjo.

Sebagai peserta JKN yang telah lama terdaftar, Kidjo menegaskan bahwa keberadaan Program JKN sangat tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam pembiayaan pelayanan kesehatan.
"BPJS tentunya ya itu membantu sekali masyarakat. Utamanya masyarakat miskin," ujarnya.

Ia berharap peningkatan kualitas pelayanan dan penanganan kesehatan dapat terus dilakukan sehingga manfaat Program JKN semakin dirasakan oleh masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|