Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Fisik Jelang BRI Super League 2026/2027

4 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persebaya Surabaya mulai memusatkan perhatian pada pemulihan kondisi fisik pemain menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027. Pelatih Bernardo Tavares juga menyiapkan evaluasi untuk menentukan kondisi pemain sebelum memasuki persaingan liga.

"Satu hal yang bisa saya katakan adalah mereka akan menjalani pemulihan, mendapatkan istirahat beberapa hari, dan setelah itu mari kita lihat siapa yang kondisinya baik untuk meningkatkan stamina, fisik, serta kondisi mental," ujar Tavares, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (20/8/2026).

Tavares mengatakan, jajaran pelatih melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan perdana melawan Bhayangkara FC pada 5 September 2026.

Pelatih asal Portugal itu juga menyiapkan latihan dengan intensitas yang disesuaikan untuk menjaga kemampuan fisik pemain. Ketahanan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan agar para pemain mampu mempertahankan performa sepanjang pertandingan.

Selain kondisi fisik, Tavares menekankan pentingnya kedisiplinan dan pengendalian emosi selama pertandingan. Menurut dia, pemain perlu mampu menjaga konsentrasi ketika menghadapi keputusan wasit.

"Terkadang kita terlalu emosional dengan keputusan wasit, dan saya percaya jika kita terlalu emosional, kita akan mendapatkan banyak kartu kuning dan kita harus bisa mengontrol hal ini juga," kata mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Persebaya juga terus mematangkan organisasi permainan, termasuk transisi, pola penyerangan, pertahanan, dan situasi bola mati. Materi tersebut diberikan melalui latihan bersama maupun evaluasi menggunakan rekaman pertandingan secara individual.

Tavares menilai detail kecil dalam pertandingan perlu mendapat perhatian agar pemain tidak kehilangan konsentrasi. Menurut dia, situasi sederhana seperti lemparan ke dalam juga dapat menjadi ancaman jika pemain tidak fokus.

"Saat bola keluar, tetap fokus, jangan membelakangi bola karena lawan bisa melakukan lemparan ke dalam dengan cepat. Hal-hal seperti ini penting untuk dilatih, baik organisasi penyerangan, pertahanan, transisi, hingga skema bola mati," ujarnya.

Persebaya berharap persiapan tersebut dapat membantu tim tampil lebih siap ketika kompetisi BRI Super League 2026/2027 dimulai.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|