Jakarta, CNBC Indonesia - Tari Topeng Juntinyuat dari Indramayu tampil mengesankan di Cultural Performance stage Osaka World Expo 28-29 Agustus lalu. Ratusan pengunjung World Osaka terhibur dan antusias mengikuti gerakan-gerakan penari tari topeng. Mereka terpesona dengan liak liuk gerakannya, kecantikan penarinya, hingga desain kostum dan warna para penari ditambah dengan gamelan yang unik, menarik hingga mengeluarkan suara yang indah.
"Saya sangat terhibur menyaksikan performance tari topeng dari Indonesia. Mereka begitu gemulai, cantik, dan sangat berbeda ketika menggunakan topengnya. Indonesia memang banyak budaya yang menarik dan indah" tutur Keiko dari Osaka yang rela menunggu 30 menit untuk menonton cultural performance Pavilion Indonesia, dikutip Minggu (31/8/2025).
Tari Topeng Juntinyuat Indramayu merupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO. Pertamina Gas mengembangkan program jaga budaya bekerjasama dengan sanggar seni cipta budi dan masyarakat Desa Juntinyuat serta berkomitmen penuh terhadap pelestarian budaya Dermayon.
"Fokus utamanya adalah menjaga warisan Tari Topeng dan kuliner khas Indramaya. Program Jaga Budaya ini kemudian dikembangkan menjadi program kewirausahaan sosial yang memberdayakan kelompok rentan melalui nilai-nilai budaya" ungkap Manager Communication dan Relations CSR Pertamina Gas (Pertagas), Imam Rismanto.
Melalui program ini, Pertamina Gas mengintegrasikan kearifan lokal Indramayu sebagai media edukasi iklim. "Kami bersama masyarakat Juntinyuat telah mengedukasi dan telah menanam mangrove sepanjang 240 meter, disertai pemasangan geotube babat remat sebagai penahan abras. Upaya ini penting mengingat gelombang laut di pesisir Desa Juntinyuat tergolong semakin lama semakin tinggi," tambahnya.
Vice President Corporate Communication, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina berkomitmen dalam keberlanjutan budaya dan lingkungan seluruh wilayah operasional ring 1.
"Melalui program Jaga Budaya, kami berharap dapat terus menghidupkan kearifan lokal, menjaga adat istiadat, serta memberikan dampak ekonomi yang sirkular bagi masyarakat" tambah Fadjar.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Osaka Expo Bawa Cuan, Target USD 3,42 Miliar