PLN Pulihkan Listrik NTT, 429 Gardu Kembali Normal Usai Gempa

1 hour ago 3

Pegawai dan wisatawan asing melihat gedung Hotel Jayakarta yang rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo dengan kedalaman 10 km di 46 kilometer timur laut Labuan Bajo itu terjadi pada pukul 06.13 WITA setelah sebelumnya gempa berkekuatan M 7,7 juga terjadi di timur laut Mbay Nagekeo, NTT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) memulihkan sistem kelistrikan setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Laut Flores pada Sabtu (15/8/2026). Hingga pukul 11.30 WITA, sebanyak 429 gardu distribusi yang sebelumnya mengalami gangguan telah kembali dinormalkan.

General Manager PLN UIW NTT F Eko Sulistyono mengatakan, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengecek dan memperbaiki seluruh bagian sistem kelistrikan. PLN sebelumnya mengidentifikasi 3.478 gardu distribusi yang terdampak gangguan akibat gempa.

“Saat ini PLTMG Maumere telah dinyatakan aman dan menjadi bagian dari langkah awal penormalan sistem,” ujar Eko dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Selain gardu distribusi, PLN juga memulihkan gardu induk yang terdampak gempa. Dari 11 gardu induk yang terdampak, enam gardu induk telah kembali menyala dan beroperasi.

Eko mengatakan, tim PLN masih melakukan pengecekan dan perbaikan pada berbagai bagian sistem kelistrikan, mulai dari pembangkit, transmisi, gardu induk, hingga jaringan distribusi.

Dalam proses pemulihan, PLN memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital, termasuk rumah sakit dan posko bencana. Prioritas tersebut dilakukan agar layanan penanganan masyarakat terdampak gempa tetap berjalan.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Seluruh petugas PLN berkomitmen bekerja tanpa henti untuk memulihkan kelistrikan secepat mungkin. Keselamatan adalah prioritas utama kami,” kata Eko.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti perkembangan kondisi kelistrikan melalui informasi resmi. Pembaruan dapat dipantau melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta kanal resmi PLN.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|