Pola Transaksi Saham Tak Wajar, BEI Pantau Ketat 3 Emiten Ini

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan saham PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) karena adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada pergerakan saham ketiga emitem tersebut.

Langkah tersebut dilakukan dalam rangka perlindungan Investor, khususnya bagi pemegang saham SFAN, SSMA, dan OMRE. Saham ketiga emiten tersebut masuk kategori di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Namun, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasan modal.

Informasi terakhir mengenai SFAN adalah informasi tanggal 5 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Sementara informasi terakhir mengenai SSMS adalah informasi tanggal 12 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek (koreksi).

Sedangkan iformasi terakhir mengenai OMRE adalah informasi tanggal 13 Februari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

"Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis manajemen BEI melalui keterbukaan informasi BEI, Senin (2/3/2026).

Dengan demikian, para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Serta, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

(fsd/fsd)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|