Massa dari Front Mahasiswa Nasional menggelar aksi di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Dalam aksinya, massa mengkritisi kebijakan pemerintah Prabowo - Gibran yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat. Selain itu massa menuntut pemerintah untuk menurunkan harga bahan pokok, hentikan program MBG dan KDMP yang dinilai rawan terjadinya praktik korupsi, tetapkan bencana Sumatera dan NTT sebagai bencana Nasional dan percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap telah mengamankan 21 orang sebelum pelaksanaan aksi mahasiswa di Jakarta. Penangkapan tersebut terkait temuan sejumlah barang yang disebut dapat digunakan untuk membuat benda berbahaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, 21 orang tersebut diamankan pada Senin malam dan Selasa pagi. Disinggung soal kabar terkini terkait penangkapan tersebut, pihaknya mengaku masih melakukan pendalaman terhadap mereka.
“Ya, ini masih didalami karena tadi malam dan tadi pagi ada 21 orang diamankan. Ada 12 petasan, flare, dan 6 media botol yang akan digunakan untuk pembuatan molotov. Ini masih dalam proses pendalaman,” kata Budi dalam konferensi pers, Selasa (18/8/2026) malam.
Budi mengatakan, langkah yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari upaya pencegahan sebelum potensi gangguan keamanan terjadi.
“Intinya, preventive strike Polda Metro Jaya dan pre-emptive education selalu berjalan. Masalah bukan hanya terkait tentang penegakan hukum, itu ultimum remedium, tetapi terkait tentang pre-emptive education bahwa membawa barang-barang berbahaya ini bisa berdampak bagi dirinya, orang lain,” katanya.
Selain temuan tersebut, polisi juga menemukan satu bilah pisau dan sebuah golok dalam rangkaian pengamanan aksi. Budi mengingatkan peserta aksi untuk tidak membawa benda-benda berbahaya saat menyampaikan pendapat di muka umum.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, seluruh peserta aksi, barang-barang berbahaya, barang-barang benda tajam ini tidak boleh dibawa pada saat melaksanakan aksi. Kita sama-sama membuat suasana penyampaian pendapat ini tertib, aman, dan nyaman,” katanya.

6 days ago
29

















































