Posisi Verstappen Terjun Bebas di GP Miami Akibat Penalti Pit Stop

2 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA— Nasib sial menimpa juara dunia bertahan Max Verstappen di ajang Formula 1 Grand Prix (GP) Miami 2026. Pembalap tim Red Bull tersebut harus merelakan podium kedua miliknya sirna seusai dijatuhi hukuman penalti tambahan waktu lima detik oleh tim pengawas balapan (stewards).

Hukuman ini dijatuhkan setelah investigasi mendalam di Sirkuit Miami Autodromo menemukan Verstappen melakukan pelanggaran berbahaya. Pembalap berkebangsaan Belanda itu terbukti menyeberangi garis putih lintasan saat melakukan manuver masuk ke area pit stop lebih awal, Senin (4/5/2026) pagi WIB.

Keputusan penalti ini membuat posisi Verstappen di klasemen akhir GP Miami merosot tajam ke peringkat kelima. Akibatnya, duo pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, serta pembalap Mercedes, George Russell, berhak naik peringkat menggeser posisi pembalap berjuluk The Flying Dutchman tersebut.

“Ketika insiden itu terjadi, ada bukti video yang terbatas untuk membuat keputusan yang jelas tentang pelanggaran terjadi,” tulis pernyataan resmi Formula 1, Senin.

Pihak otoritas balapan menjelaskan bahwa penyelidikan sengaja dilakukan pasca-balapan guna mendapatkan bukti visual yang lebih akurat dari berbagai sudut kamera. Berdasarkan rekaman tambahan, ban mobil Verstappen terlihat jelas keluar dari jalur pit saat bergabung kembali ke lintasan balap.

“Mengingat sifat pelanggaran, pelayan memilih untuk menetapkan hukuman lima detik,” lanjut keterangan resmi tersebut.

Menariknya, Verstappen sebenarnya berisiko turun hingga posisi keenam. Namun, ia sedikit "tertolong" oleh nasib buruk yang menimpa Charles Leclerc. Pembalap Ferrari tersebut juga mendapatkan penalti lebih berat, yakni 20 detik, yang melempar Leclerc ke peringkat kedelapan.

Kerugian finansial dan poin yang dialami jawara dunia empat kali ini cukup signifikan. Verstappen terpaksa hanya membawa pulang 10 poin dari Miami, padahal seharusnya ia bisa mengantongi 18 poin jika berhasil mempertahankan posisi kedua.

Drama di Miami ini menjadi pengingat keras bagi para pembalap mengenai ketatnya pengawasan aturan di area pit. Kehilangan poin krusial ini tentu menjadi catatan merah bagi Red Bull dalam upaya mereka mempertahankan dominasi di musim 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|