Potret Rusia-Korut Makin Mesra, Bangun Jembatan Hubungkan 2 Negara

5 hours ago 1
Rusia dan Korea Utara merampungkan pembangunan jembatan jalan raya yang menghubungkan kedua negara di atas Sungai Tumen pada Selasa (21/4/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/OLEG KOZHEMYAKO TELEGRAM CHANNEL)

Rusia dan Korea Utara (Korut) merampungkan pembangunan jembatan jalan raya yang menghubungkan kedua negara di atas Sungai Tumen Selasa waktu setempat. Proyek infrastruktur ini diumumkan oleh Gubernur wilayah Primorsky, Oleg Kozhemyako. (Tangkapan Layar Video Reuters/OLEG KOZHEMYAKO TELEGRAM CHANNEL)

Rusia dan Korea Utara merampungkan pembangunan jembatan jalan raya yang menghubungkan kedua negara di atas Sungai Tumen pada Selasa (21/4/2026).

Pemerintah Rusia menyatakan jembatan tersebut ditargetkan mulai beroperasi untuk lalu lintas kendaraan pada Juni 2026. Kehadiran jalur penghubung ini diharapkan memperlancar mobilitas barang dan orang di kawasan perbatasan. (Tangkapan Layar Video Reuters/OLEG KOZHEMYAKO TELEGRAM CHANNEL)

Rusia dan Korea Utara merampungkan pembangunan jembatan jalan raya yang menghubungkan kedua negara di atas Sungai Tumen pada Selasa (21/4/2026).

Pembangunan jembatan dimulai pada April 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara kedua negara. Proyek tersebut menjadi salah satu simbol peningkatan kerja sama bilateral Moskow dan Pyongyang. (Tangkapan Layar Video Reuters/OLEG KOZHEMYAKO TELEGRAM CHANNEL)

Rusia dan Korea Utara merampungkan pembangunan jembatan jalan raya yang menghubungkan kedua negara di atas Sungai Tumen pada Selasa (21/4/2026).

Upacara peresmian pembangunan dipimpin oleh Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin. Pemerintah Rusia menilai jembatan ini memiliki nilai strategis, baik secara ekonomi maupun geopolitik. (Tangkapan Layar Video Reuters/OLEG KOZHEMYAKO TELEGRAM CHANNEL)

Rusia dan Korea Utara merampungkan pembangunan jembatan jalan raya yang menghubungkan kedua negara di atas Sungai Tumen pada Selasa (21/4/2026).

Kerja sama Rusia dan Korut juga terlihat dalam bidang militer. Berdasarkan pakta pertahanan bersama, pada 2024 Korut dilaporkan mengirim sekitar 14.000 tentara untuk membantu pasukan Rusia dalam konflik melawan Ukraina, menurut sejumlah sumber dari Korsel, Ukraina, dan negara-negara Barat. (Tangkapan Layar Video Reuters/OLEG KOZHEMYAKO TELEGRAM CHANNEL)

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|