
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional. /Espos.
Harianjogja.com, SRAGEN—SMA Trensains Muhammadiyah Sragen resmi menjadi salah satu dari 42 sekolah di Indonesia yang lolos Program Sekolah Garuda Transformasi. Keberhasilan itu ditopang capaian sekitar 1.900 prestasi tingkat nasional dan internasional sepanjang 2025, sekaligus membuka peluang bagi ratusan siswa kelas XI dan XII untuk mengikuti pembinaan menuju perguruan tinggi luar negeri, termasuk kampus yang masuk 100 besar dunia.
Program Sekolah Garuda Transformasi dirancang untuk mempersiapkan siswa berprestasi agar mampu bersaing di tingkat global melalui berbagai penguatan akademik, pengembangan kompetensi, hingga pendampingan masuk universitas internasional.
Sempat Gagal pada 2025, Kini Berhasil Lolos
Penanggung Jawab Program Sains SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, Arifin Aji Nugroho, mengatakan sekolah berbasis pesantren sains yang berada di Dukuh Dawe, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, itu sempat gagal mengikuti Program Sekolah Garuda Transformasi pada 2025.
Namun, setelah kembali mendaftar pada 2026, SMA Trensains akhirnya berhasil lolos sebagai peserta program.
Menurut Arifin, salah satu faktor utama yang mengantarkan sekolahnya lolos adalah pencapaian prestasi siswa yang sangat tinggi sepanjang tahun lalu.
"Selama setahun lalu kami berhasil meraih 1.900-an prestasi. Sekitar 600-an prestasi di antaranya dikurasi di Pusat Prestasi Nasional. Kami memang fokus pada riset. Terakhir, ada 27 tim yang mengikuti ajang peneliti muda hasil kerja sama Politeknik Pekerjaan Umum Semarang dan Center for Young Scientists. Hasilnya 11 tim di antaranya berhasil melaju ke babak final dan membawa pulang gelar juara," kata Arifin saat berbincang dengan Espos, Senin (13/7/2026).
Dari total capaian tersebut, sekitar 600 prestasi telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Prestasi itu didominasi karya ilmiah remaja, esai, poster ilmiah, olimpiade, hingga bidang olahraga tingkat nasional.
Arifin menyebut capaian tersebut membuat SMA Trensains tetap menjadi SMA dengan jumlah prestasi terbanyak di Indonesia.
Lulusan Banyak Diterima di PTN dan Kampus Luar Negeri
Tak hanya berprestasi dalam kompetisi, SMA Trensains juga mencatat tingkat keberhasilan tinggi dalam penerimaan perguruan tinggi.
Dari 101 lulusan tahun 2026, sebanyak 96 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Salah satu lulusan berprestasi, Muhamad Arfani Abbas asal Jakarta, bahkan memperoleh lima Letter of Acceptance (LoA) dari universitas luar negeri sekaligus meraih Beasiswa Garuda.
Muhamad Arfani Abbas memilih melanjutkan studi di University of Toronto, Kanada, pada Program Studi Molecular Biology and Biotechnology.
Fokus Siapkan Siswa ke Kampus Top Dunia
Arifin menjelaskan persyaratan mengikuti Program Sekolah Garuda Transformasi cukup ketat. Selain melihat prestasi siswa, seleksi juga mempertimbangkan rekam jejak lulusan, perguruan tinggi tujuan, hingga program studi yang dipilih alumni.
Karena itu, berbagai pencapaian yang diraih sekolah selama setahun terakhir menjadi modal penting dalam proses seleksi.
Ia menuturkan keikutsertaan SMA Trensains dalam Program Sekolah Garuda bertujuan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan bertaraf internasional melalui berbagai program pengayaan.
Program tersebut meliputi pembinaan manajemen sekolah, pelatihan guru untuk persiapan Scholastic Assessment Test (SAT) dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), serta pendampingan intensif IELTS bagi siswa.
"Harapan kami, program ini bisa dirasakan secara menyeluruh oleh semua siswa, khususnya Kelas XI dan Kelas XII. Sekolah Garuda fokus menyiapkan anak agar siap secara global. Segala biaya persiapan hingga pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri akan dibiayai," tambah Arifin.
Saat ini SMA Trensains memiliki 93 siswa kelas XI dan 119 siswa kelas XII. Seluruhnya berpeluang mengikuti pembinaan dalam Program Sekolah Garuda Transformasi untuk mempersiapkan studi di perguruan tinggi luar negeri
Arifin menambahkan SMA Trensains Muhammadiyah Sragen telah mengikuti tahap orientasi bersama 42 sekolah terpilih di Jakarta pada pekan lalu. Di Jawa Tengah, hanya enam sekolah yang berhasil masuk dalam skema Program Sekolah Garuda Transformasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































