Investor China Bangun Apartemen Rp1,25 Triliun di IKN

2 hours ago 4

Investor China Bangun Apartemen Rp1,25 Triliun di IKN

Kawasan titik nol Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. ANTARA/Bagus Purwa/pri.

Harianjogja.com, KUTAI KARTANEGARA — Proyek apartemen yang dibangun investor asal China di Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan minat pasar yang cukup tinggi meski pembangunannya belum rampung. Sebanyak 100 unit apartemen yang dikembangkan PT Star Bright International Investment telah dipesan.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan investasi swasta di Nusantara. Proyek investor swasta merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan IKN selain APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta hibah.

"Investasi swasta ini yang menggembirakan, salah satunya PT Star Bright International Investment dari China [yang membangun] empat tower itu, sekarang sudah dipesan orang apartemennya, sudah lebih dari 100 [unit di] apartemen. Ini mengejutkan," kata Basuki saat ditemui di IKN Nusantara, Jumat (14/8/2026).

Proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026. PT Star Bright International Investment membangun empat menara apartemen sebagai bagian dari kawasan terpadu di IKN.

Kawasan tersebut tidak hanya mencakup hunian vertikal, tetapi juga dilengkapi restoran, area ritel, dan perkantoran.

Investasi Rp1,25 Triliun

Proyek yang dikerjakan PT Star Bright International Investment memiliki nilai investasi sekitar Rp1,25 triliun. Lokasinya berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tepatnya Sub-Wilayah Perencanaan (WP) 1B.

Kawasan pembangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 15.501 meter persegi.

Berdasarkan informasi OIKN, PT Star Bright International Investment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang investasi, pengembangan properti, dan manajemen proyek berskala internasional.

Dalam merealisasikan proyek di IKN, perusahaan tersebut menggandeng Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd., perusahaan asal Sichuan, China, yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengelolaan proyek konstruksi.

Pembangunan proyek tersebut juga menjadi konstruksi perdana yang direalisasikan perusahaan penanaman modal asing (PMA) di IKN.

Investor China Lirik Hotel dan Pariwisata

Direktur Utama PT Star Bright International Investment Lu Keming mengatakan pihaknya optimistis terhadap perkembangan Nusantara sebagai kota baru.

Menurut dia, pembangunan IKN dari tahap awal memberikan peluang untuk menciptakan kota dengan konsep dan lingkungan yang berbeda dibandingkan kota yang telah berkembang sebelumnya.

"Saya memiliki pengalaman melihat pembangunan kota dari kondisi awal yang masih kosong. Saya yakin IKN akan menjadi kota yang indah karena dibangun dari awal. Tim dari Tiongkok juga tertarik untuk berinvestasi di sektor perhotelan dan pariwisata," ujar Lu Keming.

Ketertarikan terhadap sektor perhotelan dan pariwisata tersebut menjadi bagian dari peluang pengembangan investasi asing seiring pembangunan berbagai fasilitas di IKN.

Sementara itu, OIKN terus mendorong keterlibatan investor swasta dalam pembangunan Nusantara. Proyek apartemen PT Star Bright International Investment menjadi salah satu investasi yang diharapkan mendukung terbentuknya kawasan perkotaan baru di IKN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|