Raja Ampat Luncurkan Gerakan Noken-Kapowen, Wajibkan Pelajar Gemar Menabung

8 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI, – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, resmi mewajibkan seluruh pelajar di wilayahnya untuk mengikuti Gerakan Noken-Kapowen. Program ini merupakan upaya strategis untuk membangun kebiasaan gemar menabung dan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan sejak usia dini.

Bupati Raja Ampat Orideko I Burdam dalam keterangan tertulis yang diterima di Manokwari, Papua Barat, Jumat, menegaskan bahwa gerakan ini bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki kecakapan mengelola keuangan dan mampu mempersiapkan masa depan secara mandiri.

"Kebiasaan menabung sejak dini akan melahirkan generasi yang melek finansial, mandiri, dan mampu menyiapkan masa depan lebih baik,” kata Orideko.

Implementasi Gerakan Noken-Kapowen membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan pihak sekolah, orang tua, pelajar, serta industri jasa keuangan. Tujuannya agar kebiasaan menabung menjadi budaya yang mengakar bagi seluruh kalangan pelajar di Raja Ampat.

Apa Itu Gerakan Noken-Kapowen?

Program ini diinisiasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Raja Ampat untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Gerakan ini juga dirancang untuk mempercepat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Orideko menjelaskan, Noken merupakan akronim dari 'no konsumtif giatkan gemar menabung', sedangkan Kapowen berarti 'kami siap dan optimis wujudkan kebangkitan ekonomi'. Keduanya merupakan pendekatan berbasis kearifan lokal untuk merangsang minat pelajar menabung secara rutin.

Untuk mendukung hal tersebut, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus diperkuat. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pembangunan ekonomi daerah.

"Kami juga telah menerbitkan surat edaran dan menetapkan Distrik Waisai sebagai wilayah percontohan Gerakan Noken-Kapowen," ujar Orideko.

Dukungan OJK dan Implementasi Program

Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, menyatakan bahwa Gerakan Noken-Kapowen merupakan langkah strategis dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui pendekatan kearifan lokal. Budaya menabung yang ditanamkan sejak dini berdampak positif terhadap pembentukan karakter generasi muda dalam membuat keputusan keuangan yang bijak dan bertanggung jawab di masa depan.

"Gerakan itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2022 tentang Akselerasi Implementasi Program KEJAR," ucap Budi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya memfasilitasi pembukaan rekening pelajar, menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis, serta mengukuhkan kepala sekolah sebagai duta literasi keuangan di sekolah masing-masing. Sebuah deklarasi yang dibacakan para pelajar menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun kebiasaan menabung.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|