8000 Hoki Online List Login web Slots Gacor China Terpercaya Mudah Lancar Scatter Full Terus
hoki kilat Top Agen website Slot Maxwin Singapore Terkini Sering Lancar Jackpot Non Stop
1000hoki.com Login website Slot Maxwin Cambodia Terpercaya Sering Jackpot Full Terus
5000hoki.com List Daftar server Slots Gacor Terbaru Gampang Win Banyak
7000hoki.com Situs server Slots Maxwin Malaysia Terpercaya Pasti Lancar Menang Full Terus
9000hoki List Situs server Slots Maxwin Malaysia Terkini Sering Jackpot Full Non Stop
Data ID situs Slots Gacor Japan Terbaru Pasti Scatter Full Setiap Hari
Idagent138 Daftar Id Slot Game Terpercaya
Luckygaming138 login Akun Slot Gacor Terpercaya
Adugaming Akun Slot Game Terpercaya
kiss69 login Id Slot Anti Rungkat Online
Agent188 Akun Slot Anti Rungkad Terpercaya
Moto128 Id Slot Anti Rungkad Terpercaya
Betplay138 login Id Slot Gacor Online
Letsbet77 Akun Slot Gacor
Portbet88 Daftar Akun Slot Maxwin Terbaik
Jfgaming Daftar Akun Slot Maxwin Terpercaya
MasterGaming138 Slot Maxwin Terpercaya
Adagaming168 login Slot Anti Rungkad
Kingbet189 Daftar Id Slot Gacor Online
Summer138 Slot Game
Evorabid77 Akun Slot Anti Rungkat Terpercaya
Jakarta, CNBC Indonesia — Saham emiten bank badan usaha milik negara (BUMN) melesat tinggi pagi ini, Rabu (26/3/2025). Hal ini pun mengerek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke level 6.400-an.
Hingga pukul 10:05 WIB, saham BBNI tercatat sudah naik 7,44%,BMRI 7,07%,BBTN 6,71%, danBBRI 5,26%. Saham bank BUMN melejit seiring dengan pengumuman besaran dividen.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan memberikan dividen Rp 51,74 triliun atau 85% dari total laba tahun lalu. Investor akan menerima Rp 345 per saham.
Namun perlu diketahui bahwa BBRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp 20,46 triliun atau setara dengan Rp 135 per lembar saham.Alhasilsisa dividen final yang akan dibagikan BRItahun ini sebesar Rp 208,40 per saham.
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk. juga telah mengumumkan besaran dividen dari laba 2024.BMRI memutuskan menyerahkan 78% dari laba tahun buku 2024 atau senilai Rp 43,5 triliun sebagai dividen. Investor akan mendapatkan Rp 466,18 per saham.
Bila mengacu dengan harga penutupan kemarin, dividend yield BBRI dari dividen final sebesar 5,48%, sedangkan BMRI 9,8%. Imbal hasil ini terbilang sangat menarik dan membuat investor kembali masuk ke saham bank pelat merah.
Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan mengumumkan besaran dividen dari laba tahun buku 2024 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan siang ini. Sebelumnya Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan hendak membagikan dividen dengan rasio 55% hingga 60% dari laba.
Sebagai informasi, sepanjang 2024 BNI mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp 21,46 triliun, tumbuh 2,63% secara tahunan (yoy).
Dengan asumsi mengacu rasio tersebut, artinya dividen tunai yang kemungkinan dibagikan BNI berkisar Rp 12,88 triliun sampai dengan Rp 13,95 triliun. Dengan demikian investor diperkirakan akan menerima dividen sekitar Rp 316 hingga Rp 345 per lembar.
Sementara itu, sepanjang tahun berjalan, hingga penutupan perdagangan kemarin Selasa (25/3/2025) harga saham BBNI mengalami koreksi 15,03% ke level 3.900. Jika mengacu ke harga tersebut, tingkat dividend yield atau imbal hasil dividen BBNI akan berkisar 8,1% hingga 8,8%.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk juga akan mengumumkan penetapan dividen hari ini. Sebelumnya Dirut BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan bahwa BTN akan membagikan dividen 20%–25% dari laba.
Dengan asumsi tersebut, dividen yang akan dibagikan tahun ini sebesar 53,57. Dengan harga saham pada level 870, imbal hasil dividen BBTN berada di atas 6%.
agenda penting RUPS, termasuk di dalamnya pengumuman dividen, juga menjadi pemicu utama reli saham-saham BUMN hari ini.
Sebanyak dua bank emiten BUMN, yaitu BBRI dan BMRI telah mengumumkan besaran dividen dari laba tahun buku 2024. Harga saham yang terkoreksi dalam membuat imbal hasil dividen kedua bank tersebut menarik.
Terbangnya saham-saham emiten bank BUMN terjadi tak lama setelah Danantara mengumumkan jajaran pengurus yang semua berasal dari kalangan profesional dengan pemahaman pasar yang mendalam.
Bahana dalam memo terbarunya menyebut pihaknya menilai lebih konstruktif terhadap pasar saham Indonesia, menyusul reli IHSG sebesar 3% sejak pengumuman 18 direktur pelaksana Danantara.
Riset Bahan merinci sekitar dua pertiga (67%) pengurus Danantara memiliki keahlian di pasar modal, investasi, keuangan, atau perbankan. Lebih dari separuh (61%) merupakan lulusan sistem pendidikan AS, dan sebagian besar (72%) memiliki gelar Master atau Doktor. Adapun usia rata-rata mereka adalah 55 tahun.
Bahana juga menambahkan karena pasar bekerja berdasarkan ekspektasi, perkembangan netral atau bahkan sedikit positif pada Danantara seharusnya cukup untuk memicu reli taktis aset Indonesia.
(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini: