Sebanyak 80 Santri Al-Irsyad Kauman Rembang Peroleh Beasiswa NU Care Lazisnu dan MPPA

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Sebanyak 80 santri di Pondok Pesantren Al Irsyad Kauman Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah menerima beasiswa pendidikan.

Selain itu, untuk menguatkan ekonomi pesantren juga disalurkan dalam bentuk modal usaha untuk pengembangan unit usaha kantin pesantren.

Langkah NU Care-Lazisnu PBNU bersama NU Care-Lazisnu wilayah Jawa Tengah dan NU Care-Lazisnu cabang Kabupaten Rembang terwujud bersinergi dengan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang menghimpun infak dari para pelanggan selama periode bulan Februari-April 2026.

Program Beasiswa Pendidikan Santri Nusantara dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren ini menjadi bagian dari ikhtiar mendorong pesantren memiliki sumber ekonomi yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Dari infak yang terhimpun, manfaat kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk dukungan pendidikan dan penguatan ekonomi pesantren.

Manajer Fundraising NU Care-Lazisnu PBNU, Wahyu Nurhadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud amanah dari kepedulian masyarakat yang dihimpun melalui kolaborasi bersama MPPA.

“Kami ingin setiap kebaikan yang dititipkan melalui LAZISNU benar-benar bergerak menjadi manfaat. Beasiswa ini kami harapkan menjadi penyemangat bagi santri untuk terus belajar dan menggapai cita-cita, sementara dukungan ekonomi menjadi pijakan agar pesantren semakin mandiri dan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya di kantor NU Care-Lazisnu, Jakarta, Senin (24/08/2026).

Menurutnya, pendidikan santri dan kemandirian ekonomi merupakan dua kekuatan penting dalam membangun masa depan pesantren.

Karena itu, NU Care-Lazisnu terus mendorong agar dana infak dari masyarakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan karitatif, tetapi menjadi energi yang menguatkan, memberdayakan, dan membuka jalan menuju kemandirian.

Koordinator Program dan Distribusi Lazisnu wilayah Jateng, Aan Zainul Anwar menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan di Rembang diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi santri sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi pesantren.

“Kami berharap bantuan ini membawa keberkahan bagi para santri dan pesantren. Semoga para santri semakin bersemangat menuntut ilmu, sementara bantuan pemberdayaan ekonomi dapat menjadi kekuatan baru untuk menopang kebutuhan pesantren,” tutur Aan.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Irsyad, Syauqie Taufiqurrahman menyampaikan rasa syukur atas kepedulian NU Care-Lazisnu dan para donatur via MPPA.

“Terima kasih kepada Lazisnu dan para pelanggan yang menyalurkan infaknya melalui kasir MPPA. Insyaallah bantuan ini sangat bermanfaat bagi santri di sini. Semoga apa yang diberikan membawa berkah, menjadi pahala, dan Lazisnu senantiasa amanah dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|