Harianjogja.com, JOGJA—Memilih metode menghilangkan bulu tubuh sering menjadi pertimbangan bagi banyak orang yang menginginkan kulit lebih halus dan rapi. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, waxing dan laser menjadi dua metode yang paling sering digunakan karena sama-sama mampu mengangkat bulu hingga ke akar.
Meski memiliki tujuan yang sama, kedua perawatan tersebut menawarkan hasil yang berbeda dari sisi ketahanan, frekuensi perawatan, hingga biaya yang perlu dikeluarkan. Perbedaan inilah yang perlu dipahami sebelum menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup. Berikut pembeda antara laser dan waxing yang disarikan dari berbagai sumber:
Ketahanan Hasil
Bagi sebagian orang, hasil yang bertahan lama menjadi alasan utama dalam memilih metode perawatan.
Perawatan laser umumnya memberikan hasil yang lebih awet dibandingkan waxing. Setelah menjalani beberapa sesi, pertumbuhan rambut dapat berkurang secara signifikan sehingga kulit tetap halus dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Sebaliknya, hasil waxing biasanya hanya bertahan sekitar tiga hingga enam minggu sebelum rambut mulai tumbuh kembali mengikuti siklus alaminya.
Karena itu, waxing sering dipilih oleh mereka yang membutuhkan hasil cepat untuk kebutuhan jangka pendek, seperti menghadiri acara tertentu atau berlibur.
Cara Kerja
Perbedaan hasil antara kedua metode tersebut berasal dari mekanisme kerja yang tidak sama.
Waxing bekerja dengan mencabut rambut hingga ke akar menggunakan lapisan lilin khusus. Metode ini mampu membuat kulit terasa licin dan bersih sesaat setelah perawatan dilakukan.
Namun, pencabutan rambut tersebut tidak memengaruhi fungsi folikel atau akar rambut dalam jangka panjang.
Sementara itu, laser bekerja dengan memanfaatkan energi cahaya yang diarahkan ke folikel rambut.
Paparan sinar laser bertujuan mengganggu kemampuan folikel dalam memproduksi rambut baru. Akibatnya, pertumbuhan rambut menjadi lebih lambat dan jumlahnya dapat berkurang secara bertahap setelah beberapa kali perawatan.
Mengapa Laser Membutuhkan Beberapa Sesi
Banyak orang mengira perawatan laser cukup dilakukan satu kali. Padahal, prosedur ini biasanya memerlukan beberapa sesi agar hasilnya lebih optimal.
Secara umum, dibutuhkan sekitar empat hingga delapan sesi laser untuk menjangkau sebagian besar folikel rambut yang berada dalam fase pertumbuhan aktif atau fase anagen.
Tidak semua rambut tumbuh dalam fase yang sama pada waktu bersamaan.
Karena itu, sesi perawatan dilakukan secara bertahap agar lebih banyak folikel dapat menerima paparan laser.
Semakin banyak folikel yang berhasil ditargetkan, semakin kecil kemungkinan rambut tumbuh kembali dengan ketebalan seperti sebelumnya.
Kalaupun masih tumbuh, rambut yang muncul umumnya lebih tipis, lebih halus, dan menyerupai bulu halus yang tidak terlalu terlihat.
Mengapa Waxing Perlu Diulang
Meskipun memberikan hasil instan, waxing tidak menghentikan siklus pertumbuhan rambut.
Setelah rambut dicabut, tubuh tetap mempertahankan fungsi folikel untuk menghasilkan rambut baru.
Folikel yang tetap aktif akan kembali menerima nutrisi sehingga rambut dapat tumbuh lagi dalam beberapa minggu berikutnya. Inilah alasan mengapa perawatan waxing perlu dilakukan secara berkala apabila ingin mempertahankan kulit tetap halus.
Selain menghilangkan rambut, proses waxing juga membantu mengangkat sel kulit mati yang menempel di permukaan kulit.
Efek tersebut membuat kulit terasa lebih lembut dan licin setelah perawatan selesai.
Sesuaikan dengan Kebutuhan dan Anggaran
Pilihan antara laser dan waxing pada akhirnya bergantung pada kebutuhan masing-masing individu.
Waxing dapat menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan hasil cepat tanpa perlu menjalani rangkaian perawatan dalam beberapa bulan. Metode ini juga kerap dipilih untuk kebutuhan jangka pendek menjelang acara tertentu.
Di sisi lain, laser lebih sering dipertimbangkan oleh orang yang ingin mengurangi frekuensi perawatan dalam jangka panjang.
Meskipun biaya awalnya relatif lebih tinggi dibandingkan waxing, metode ini menawarkan potensi penghematan waktu karena tidak perlu dilakukan sesering perawatan konvensional.
Sebelum menentukan pilihan, masyarakat disarankan mempertimbangkan kondisi kulit, jenis rambut, kebutuhan perawatan, serta anggaran yang tersedia agar metode yang dipilih sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































