Serangan PLTN Bushehr Picu Kekhawatiran Nuklir Baru

9 hours ago 3

Serangan PLTN Bushehr Picu Kekhawatiran Nuklir Baru Ilustrasi pemanfaatan nuklir. Freepik

Harianjogja.com, MOSKOW—Kekhawatiran terhadap risiko krisis nuklir meningkat setelah laporan serangan terbaru menghantam fasilitas energi strategis Iran. Rusia menilai situasi di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr semakin berbahaya dan berpotensi memicu dampak serius.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan pihaknya tengah mencermati laporan serangan rudal yang terjadi pada 4 April di PLTN Bushehr. Insiden tersebut disebut menimbulkan korban jiwa di fasilitas vital tersebut.

Sebelumnya, Organisasi Energi Atom Iran menyampaikan bahwa serangan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Dalam peristiwa itu, satu karyawan dilaporkan meninggal dunia.

“Kami semakin prihatin dengan laporan serangan rudal baru terhadap PLTN Bushehr. Kami mengecam keras aksi kejam yang menyebabkan korban jiwa ini,” ujar Zakharova dalam pernyataan resminya.

Ia menegaskan pentingnya menghentikan segala bentuk serangan terhadap fasilitas nuklir Iran untuk menghindari risiko yang lebih besar. Menurutnya, eskalasi di area tersebut dapat membawa konsekuensi serius bagi keamanan regional maupun global.

Rusia juga mengaku terus berupaya menarik perhatian komunitas internasional terhadap kondisi yang dinilai semakin kritis di sekitar fasilitas nuklir tersebut. Situasi ini dinilai perlu segera ditangani guna mencegah skenario terburuk.

Perkembangan ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sebelumnya sudah memanas akibat rangkaian konflik dan serangan lintas negara dalam beberapa waktu terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|