Serapan Danais Bantul Capai 69,9 Persen, BPKPAD Kejar Target 80 Persen

4 hours ago 6

Serapan Danais Bantul Capai 69,9 Persen, BPKPAD Kejar Target 80 Persen

Ilustrasi uang. /Bisnis- Dwi Prasetya

Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul mencatat realisasi penyerapan Dana Keistimewaan (Danais) 2026 hingga awal Agustus telah mencapai sekitar 69,9 persen atau setara Rp23 miliar. Pemerintah optimistis capaian tersebut dapat terus meningkat sehingga memenuhi target minimal 80 persen sebelum proses penyaluran Danais tahap ketiga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Bantul, Surana Nugraha, mengatakan penyerapan tersebut berasal dari realisasi penggunaan Danais tahap kedua berdasarkan Rencana Penggunaan Dana (RPD).

Menurutnya, Bantul menerima alokasi Danais tahap kedua sebesar Rp33 miliar dari total pagu Danais 2026 yang mencapai Rp42,4 miliar.

"Harapannya dalam satu setengah sampai dua bulan ke depan minimal bertambah 10 persen lagi. Kami optimistis saat penyaluran tahap ketiga nanti target bisa tercapai," kata Surana, Kamis (6/8/2026).

BPKPAD Pantau Serapan Dana Setiap Pekan

Untuk menjaga percepatan realisasi anggaran, BPKPAD Bantul terus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program yang dibiayai Danais.

Surana menjelaskan evaluasi terhadap perkembangan penyerapan dilakukan secara rutin setiap pekan agar hambatan pelaksanaan kegiatan dapat segera diatasi.

Selain evaluasi berkala, pemantauan juga dilakukan melalui sistem informasi yang mencatat perkembangan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), RPD, hingga capaian output dari setiap kegiatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat daerah mampu memenuhi target minimal 80 persen penyerapan sebagai syarat pencairan Danais tahap berikutnya.

"Kalau ada SKPD yang diperkirakan tidak bisa mencapai target, maka dilakukan revisi rencana penggunaan dana dan dialihkan ke perangkat daerah yang mampu menyerap lebih tinggi agar syarat penyaluran tetap terpenuhi," ujarnya.

Dinas Kebudayaan Sebut Program Berjalan Sesuai Jadwal

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Yanatun Yunadiana, menyampaikan pelaksanaan program yang dibiayai Danais di instansinya berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dari total alokasi sekitar Rp8 miliar, sebagian besar kegiatan telah dilaksanakan. Bahkan, realisasi fisik berdasarkan anggaran kas telah mencapai 100 persen, sedangkan realisasi keseluruhan pelaksanaan anggaran diperkirakan telah melampaui 60 persen.

"Yang belum tinggal beberapa festival berjenjang seperti Festival Ketoprak dan Festival Kesenian Yogyakarta. Event besar seperti Mataram Culture Festival sudah selesai dilaksanakan, begitu juga sejumlah kegiatan peringatan hari jadi dan kegiatan kebudayaan lainnya," kata Yanatun.

Danais Lebih Banyak Dialokasikan untuk Pelestarian Budaya

Yanatun menjelaskan sebagian besar anggaran Danais yang dikelola Dinas Kebudayaan digunakan untuk program nonfisik dan pelestarian kebudayaan.

Adapun anggaran untuk pengadaan fisik hanya sekitar Rp1,5 miliar, yang dialokasikan untuk pengadaan perangkat gamelan.

Menurutnya, fokus penggunaan Danais tetap diarahkan untuk mendukung pelestarian seni, budaya, dan berbagai kegiatan kebudayaan di Kabupaten Bantul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|