REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT — Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) mendorong transformasi digital dalam kegiatan evaluasi pendidikan dasar melalui penerapan SIPENA (Sistem Informasi Penilaian Literasi dan Numerasi) di Sekolah Alam Qur’an (SAQ) Nur Madani, Kabupaten Bandung Barat.
Penerapan teknologi ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Digitalisasi Evaluasi Literasi dan Numerasi Siswa sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar Berbasis Teknologi Informasi di Sekolah Alam Qur’an Nur Madani.”
Tim pelaksana terdiri atas dosen ULBI, yaitu Supono, ST, MT sebagai ketua, bersama Dr Suci Fika Widyana, SE, MM dan Roni Andarsyah, ST, M.Kom sebagai anggota. Kegiatan turut didukung mahasiswa pendamping, Abelio Try Kanda GM dan Destya Permata Choerul.
Program ini dilaksanakan melalui Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.
Menjawab Kendala Evaluasi Manual
Sekolah Alam Qur’an Nurmadani telah menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi dan numerasi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Namun, hasil observasi menunjukkan proses evaluasi masih manual melalui buku catatan guru, lembar penilaian, dan dokumen yang tersimpan secara terpisah.
Kondisi ini menyebabkan proses rekapitulasi memerlukan waktu lebih lama, penerapan indikator penilaian antarguru belum seragam, dan perkembangan siswa sulit dipantau secara berkelanjutan. Selain itu, akses orang tua terhadap informasi perkembangan literasi dan numerasi anak masih terbatas.
Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdian bersama pihak sekolah menyusun indikator literasi dan numerasi yang lebih terstruktur.
Instrumen penilaian juga dilengkapi dengan catatan observasi, kelebihan siswa, kesulitan yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut. Standardisasi ini diharapkan membantu guru melakukan evaluasi lebih konsisten dan sesuai perkembangan setiap siswa.
Pelatihan SIPENA Bagi Guru dan Kepala Sekolah
Sebagai tahap penerapan teknologi, tim pengabdian melaksanakan pelatihan penggunaan aplikasi SIPENA pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Alam Qur’an Nurmadani tersebut dihadiri guru dan kepala sekolah.
Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pengguna dalam mengoperasikan SIPENA serta mengelola evaluasi literasi dan numerasi secara digital. Peserta memperoleh penjelasan mengenai fungsi aplikasi, pengelolaan data pengguna, guru, siswa, orang tua, kelas, tahun ajaran, fase pembelajaran, dan indikator penilaian.
Peserta juga mengikuti praktik penggunaan aplikasi, mulai dari proses masuk ke dalam sistem, mengelola data, memasukkan nilai berdasarkan indikator, mencatat perkembangan siswa, hingga melihat rekapitulasi dan laporan hasil evaluasi.
Melalui praktik langsung, para guru diharapkan tidak hanya memahami fungsi aplikasi, tetapi juga mampu menggunakannya secara mandiri dalam kegiatan evaluasi di sekolah.
Ketua tim pelaksana, Supono menjelaskan, SIPENA dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata sekolah. Sistem tersebut dirancang untuk mengubah proses evaluasi yang sebelumnya tersebar dalam berbagai dokumen menjadi pengelolaan data yang lebih terpusat, terstruktur, dan berkelanjutan.
Evaluasi Terintegrasi dan Berbasis Data
SIPENA merupakan aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui komputer, laptop, maupun telepon pintar yang terhubung dengan internet. Aplikasi ini dapat digunakan melalui laman https://sipena.saqnurmadani.sch.id/.
Sistem tersebut mendukung pengelolaan data pengguna dan hak akses, siswa, guru, orang tua, kelas, tahun ajaran, fase pembelajaran, indikator literasi dan numerasi, input nilai, riwayat perkembangan siswa, serta rekapitulasi laporan.
Setiap pengguna memperoleh hak akses sesuai perannya. Guru dapat memasukkan nilai dan memantau perkembangan siswa. Operator dapat mengelola data akademik, sedangkan kepala sekolah dapat memantau hasil evaluasi secara menyeluruh.
Orang tua juga dapat memperoleh akses terhadap informasi perkembangan literasi dan numerasi anak.
Penerapan SIPENA diharapkan mengurangi beban administratif guru, meminimalkan kesalahan pencatatan, mempercepat penyusunan laporan, serta membantu sekolah menentukan tindak lanjut pembelajaran berdasarkan data.
Mendukung Keberlanjutan Transformasi Digital
Pelatihan 22 Agustus 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam penerapan SIPENA di Sekolah Alam Qur’an Nurmadani. Sebelumnya, tim melakukan observasi lapangan, analisis kebutuhan, sosialisasi literasi dan numerasi, serta pelatihan penyusunan indikator evaluasi.
Program ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals, khususnya Tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas dan Tujuan 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
Melalui SIPENA, sekolah diharapkan semakin mampu memberikan layanan evaluasi yang efektif sekaligus memperkuat keterlibatan guru, manajemen sekolah, dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.

2 hours ago
2
















































