REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tim futsal SMA Negeri 111 Jakarta berhasil keluar sebagai Juara 1 Kreasi 2026 Futsal Competition yang diselenggarakan Universitas Nusa Mandiri (UNM). Prestasi tersebut diraih berkat penampilan solid para pemain yang terdiri dari Excel dan Rasya sebagai kiper; Ramadeka dan Fahmi sebagai anchor; Yeherezki, Laurensius, A. Yoga, M. Ramadhani, dan Grisel sebagai flank; serta Wildan, Rizki R, dan Fino sebagai pivot. Mereka tampil penuh semangat dan konsisten selama kompetisi yang digelar pada 19–20 Agustus 2026 di Sport Center Universitas Nusa Mandiri, Jatiwaringin.
Keberhasilan SMA Negeri 111 Jakarta menjadi kampiun tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara konsisten sebelum kompetisi. Para pemain menjalani latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi antarpemain.
Salah satu pemain SMA Negeri 111 Jakarta, Wildan mengatakan gelar juara pertama menjadi motivasi bagi tim untuk terus meningkatkan performa pada kompetisi berikutnya. Menurutnya, prestasi tersebut bukan menjadi akhir, melainkan pijakan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Semoga di event ke depannya tim bisa punya performa yang lebih baik lagi dari event yang kali ini,” ujar Wildan.
Setelah meraih gelar juara di Kreasi 2026, tim SMA Negeri 111 Jakarta juga bersiap mengikuti kompetisi selanjutnya, yakni AXIS Nation Regional DKI Jakarta. Pengalaman bertanding di Kreasi 2026 diharapkan dapat menjadi modal bagi para pemain untuk tampil lebih percaya diri dan kompetitif.
Dalam menjaga kekompakan tim, komunikasi menjadi salah satu hal utama yang terus diperhatikan para pemain. Komunikasi yang efektif dibutuhkan agar setiap pemain memahami situasi permainan dan mampu mengambil keputusan dengan cepat.
“Yang pertama sih kalau untuk menjaga kekompakan tim, yang pasti kita komunikasi. Komunikasi kita nggak boleh delay, setiap momen kita harus ada komunikasinya biar nggak salah langkah,” kata Wildan.
Persiapan menuju kompetisi juga dilakukan dengan latihan rutin. Para pemain memanfaatkan waktu setelah kegiatan sekolah untuk berlatih, bahkan tetap menjalani latihan pada hari libur sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan.
“Kita biasa pulang sekolah tuh dari jam 3 sampai jam 6 kita latihan. Biasanya hari libur juga kita diajar buat latihan sih, buat mempersiapkan diri,” ungkapnya.
Meski berhasil keluar sebagai juara, perjalanan SMA Negeri 111 Jakarta selama kompetisi tidak sepenuhnya berjalan mudah. Para pemain menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kondisi cuaca yang panas, permainan lawan yang cukup keras, hingga kondisi permukaan lapangan yang dinilai licin.
“Rintangannya sih mulai musuhnya yang keras, itu jadi bikin kita bekerja lebih keras lah. Jadi kita nggak mau kalah juga sama musuhnya. Terus faktor lapangannya juga yang licin,” katanya.
Tantangan tersebut justru menjadi pengalaman yang mendorong para pemain untuk bekerja lebih keras dan menjaga fokus sepanjang pertandingan. Semangat pantang menyerah dan kekompakan tim menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka hingga berhasil mengamankan posisi teratas.
Atas penyelenggaraan Kreasi 2026 Futsal Competition, para pemain SMA Negeri 111 Jakarta turut memberikan apresiasi kepada UNM. Mereka berharap penyelenggaraan kompetisi serupa ke depan dapat semakin dipersiapkan, khususnya dari sisi fasilitas pertandingan futsal.
“Harapannya sih lebih prepared lagi aja sih ketika mau mulai ngadain event apalagi, terutama buat futsal. Dari kualitas lapangan ini udah bisa dibilang lumayan bagus, cuma agak licin aja,” kata dia.

44 minutes ago
3
















































