Harianjogja.com, JOGJA— Sony secara resmi memperkenalkan kamera all-in-one generasi terbaru, RX10 V, untuk pasar Indonesia. Kamera superzoom premium yang telah lama dinantikan penggemar fotografi ini dibanderol dengan harga Rp 37.999.000 dan telah memasuki masa pemesanan awal atau pre-order.
Kehadiran RX10 V menandai babak baru dalam lini kamera bridge Sony yang terakhir diperbarui hampir satu dekade lalu. Kamera ini mengusung berbagai teknologi mutakhir yang sebelumnya hanya ditemukan di lini kamera mirrorless profesional Alpha, termasuk sistem autofokus bertenaga kecerdasan buatan dan kemampuan perekaman video beresolusi tinggi.
Generasi kelima dari seri RX10 ini datang dengan lensa ZEISS Vario-Sonnar T yang memiliki rentang fokal luar biasa, dari 24 mm hingga 600 mm atau setara dengan zoom optik 25 kali. Dengan jangkauan super-telefoto tersebut, fotografer dapat dengan mudah membidik subjek dari jarak sangat jauh, mulai dari satwa liar di tengah hutan hingga momen-momen krusial dalam pertandingan olahraga, tanpa perlu mengganti lensa.
Dapur Pacu Terbaru BIONZ XR dan AI Real-time Recognition AF
Di balik bodi yang ringkas, Sony RX10 V ditenagai oleh sensor Exmor RS CMOS tipe stacked berukuran 1 inci dengan resolusi efektif sekitar 20,1 megapiksel. Sensor ini dipadukan dengan prosesor gambar BIONZ XR yang membuat kamera mampu memproses data dengan kecepatan sangat tinggi sehingga menghasilkan gambar tajam dengan noise rendah, bahkan dalam kondisi pencahayaan minim sekalipun.
Salah satu lompatan terbesar RX10 V terletak pada sistem fokusnya. Kamera ini mengandalkan fitur Real-time Recognition AF yang didukung kecerdasan buatan. Teknologi ini memungkinkan kamera mengenali dan melacak berbagai jenis subjek secara otomatis, mulai dari manusia, hewan peliharaan, burung, serangga, hingga kendaraan seperti mobil, kereta, dan pesawat.
Yang lebih impresif, kemampuan pelacakan subjek ini tetap bekerja optimal meskipun wajah subjek tertutup helm atau kacamata hitam berkat fitur estimasi postur tubuh manusia yang tertanam dalam sistem AI kamera. Dengan 575 titik phase-detection yang mencakup sekitar 70,6 persen area frame, kamera dapat melakukan kalkulasi fokus dan eksposur hingga 60 kali per detik.
Kemampuan autofokus canggih tersebut dipadukan dengan mode pemotretan beruntun hingga 30 frame per detik dengan pelacakan autofokus dan auto exposure penuh, serta mode blackout-free yang memastikan jendela bidik tidak gelap saat proses pemotretan berlangsung. Fitur ini sangat krusial untuk mengabadikan momen-momen aksi cepat tanpa kehilangan bidikan subjek.
Perekaman Video 4K dan Fitur Kreator Konten
Bagi para kreator konten dan videografer, RX10 V menawarkan kemampuan perekaman video yang tidak kalah mumpuni. Kamera ini mendukung perekaman video hingga resolusi 4K pada 120 frame per detik, yang memungkinkan pembuatan video gerak lambat atau slow motion berkualitas tinggi dengan detail luar biasa.
Fitur Auto Framing berbasis AI menjadi salah satu nilai jual utama di sektor video. Teknologi ini secara otomatis menjaga subjek tetap berada di tengah bingkai selama proses perekaman berlangsung, bahkan ketika kamera dalam posisi diam, sehingga sangat membantu untuk pembuatan konten vlog atau presentasi tunggal.
Kamera ini juga dibekali berbagai fitur profesional seperti profil warna S-Cinetone dan S-Log3 yang memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam proses grading warna pasca-produksi. Dukungan untuk mengimpor hingga 16 User LUT juga tersedia untuk memantau tampilan yang telah diedit saat pengambilan gambar dalam format Log. Fitur tambahan seperti Time-lapse dan ekstraksi gambar diam (still image extraction) dengan Shot Mark melengkapi kebutuhan produksi video kreatif.
Desain Tangguh dan Konektivitas Modern
Mengadopsi filosofi desain dari seri Alpha, RX10 V hadir dengan grip ergonomis dan tata letak tombol yang intuitif. Kamera ini dibekali jendela bidik elektronik OLED Quad-VGA dengan 3,68 juta titik dan pembesaran 0,78x, serta layar LCD sentuh berukuran 3 inci dengan 1,62 juta titik yang dapat dimiringkan untuk memudahkan komposisi dari berbagai sudut.
Untuk mendukung aktivitas pemotretan di lapangan, Sony membekali RX10 V dengan baterai NP-FZ100 yang sama dengan seri Alpha terbaru. Baterai ini diklaim mampu menghasilkan sekitar 630 foto dalam sekali pengisian daya atau sekitar 50 persen lebih banyak dibandingkan baterai generasi sebelumnya. Desain bodi yang tahan debu dan kelembapan juga memastikan kamera dapat bekerja andal dalam berbagai kondisi cuaca dan lingkungan yang menantang.
Dari sisi konektivitas, kamera ini mendukung WiFi 2,4 GHz dan 5 GHz untuk transfer data cepat dan stabil, port USB-C dengan kecepatan SuperSpeed 10Gb/s, serta kompatibel dengan aplikasi Creators' App untuk memudahkan transfer foto, kendali jarak jauh melalui smartphone, dan bahkan live streaming 4K 30p langsung ke PC.
Harga, Bonus Pre-Order, dan Ketersediaan
Sony Indonesia resmi membuka masa pre-order untuk RX10 V mulai 21 Juli hingga 16 Agustus 2026. Selama periode ini, konsumen yang memesan melalui dealer resmi Sony Indonesia akan mendapatkan paket bonus eksklusif berupa PGYTech Rope Strap Bag, camera strap, dan baterai NP-FZ100 tambahan dengan total nilai hingga Rp 2.750.000.
Penjualan reguler kamera ini dijadwalkan dimulai pada 17 Agustus 2026 dan dapat diperoleh melalui seluruh jaringan Sony Store dan dealer resmi Sony di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































