Masjid Agung Provinsi Jabar dan Alun-alun Bandung, dipadati wisatawan.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pengurus Masjid Agung Bandung menggelar Ramadhan Festival di bulan puasa Ramadhan setelah belasan tahun tidak terselenggara. Kegiatan kolaborasi antara kesenian, budaya hingga ekonomi dan agama akan digelar pada tanggal 6 hingga 15 Maret mendatang.
Ketua Nazhir, Roedy Wiranata Kusumah mengatakan Masjid Agung Ramadhan Festival (MARF) akan menggabungkan berbagai macam kegiatan. Kegiatan mulai dari aktivitas agama, budaya, seni, ekonomi.
"Banyak aktivitas agama, budaya, seni dan ekonomi dalam kegiatan ini", ucap dia, Kamis (18/2/2026).
Ia mengatakan MARF akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung dan Baznas Kota Bandung. Kolaborasi ini diharapkan dapat menggerakkan ribuan orang tiap harinya dan membuat ekonomi masjid ikut tergerak.
Sejumlah kegiatan yang akan dilakukan yaitu panggung hiburan, lomba-lomba seperti kaligrafi, menggambar dan lainnya. Ia menyebut lomba-lomba yang akan diselenggarakan diharapkan dapat meningkatkan ibadah puasa bulan puasa Ramadhan.
Selain itu, bakal terdapat kegiatan buka puasa bersama dan ceramah. Ia menyebut Wali Kota Bandung M Farhan sudah mengintruksikan setiap kecamatan di Kota Bandung untuk melakukan aktivitas budaya dan agama serta berbuka bersama di Masjid Agung Bandung.
"Bila tahun lalu wali kota yang mendatangi setiap kecamatan,tahun ini di balik, tiap kecamatan yang mendatangi pusat kota ke Masjid Agung Bandung secara bergantian," kata dia.
Ia menambahkan kegiatan akan dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga sore dan menjelang magrib. Sejumlah penceramah yang akan hadir di Masjid Agung Bandung selama bulan Ramadhan dan juga di kegiatan MARF.

2 weeks ago
3

















































