Jumali Kamis, 21 Mei 2026 13:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Canva resmi menghadirkan fitur baru bernama Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap membuat dan mengedit desain tanpa koneksi internet. Fitur ini menjadi bagian dari pengembangan Canva AI 2.0 yang diperkenalkan dalam acara Canva Create 2026.
Kehadiran Canva Offline menjadi kabar penting bagi pengguna di Indonesia yang selama ini sering mengalami kendala koneksi internet saat bekerja atau belajar secara mobile. Dengan fitur tersebut, proses desain kini tetap dapat berjalan saat pengguna berada di perjalanan, lokasi terpencil, maupun area dengan jaringan tidak stabil.
Melalui Canva Offline, pengguna dapat tetap mengedit desain, mengunggah gambar dari perangkat lokal, hingga melanjutkan pekerjaan tanpa harus tersambung internet. Seluruh perubahan nantinya akan tersinkronisasi otomatis ketika koneksi kembali tersedia.
Fitur ini dirancang untuk mendukung pola kerja hybrid dan mobilitas tinggi yang kini semakin umum digunakan. Canva menilai kebutuhan fleksibilitas kerja meningkat di kalangan pelajar, UMKM, kreator konten, hingga tim profesional yang bekerja dari berbagai lokasi.
Country Manager Indonesia Canva, Stefani Herlie, mengatakan fitur tersebut dikembangkan mengikuti perubahan cara masyarakat bekerja yang semakin fleksibel.
“Canva Offline dirancang untuk mendukung cara masyarakat bekerja saat ini, terutama di pasar yang sangat mobile seperti Indonesia, di mana fleksibilitas dan aksesibilitas menjadi semakin penting,” ujar Stefani.
Ia menjelaskan pengguna kini tetap bisa melanjutkan proses kreatif saat bepergian, bekerja jarak jauh, maupun ketika kualitas jaringan internet sedang menurun.
Selain menghadirkan mode offline, Canva AI 2.0 juga membawa sejumlah pembaruan berbasis kecerdasan buatan yang diklaim mampu menyederhanakan alur kerja kreatif pengguna.
Canva menyebut platform AI terbaru mereka dirancang sebagai layanan all-in-one yang tidak hanya mendukung desain visual, tetapi juga proses berpikir, kolaborasi, hingga publikasi konten dalam satu ekosistem terpadu.
Melalui teknologi AI agentic yang diperkenalkan, pengguna disebut dapat mengembangkan ide, membuat konten, berkolaborasi dengan tim, hingga menghasilkan output akhir secara lebih cepat dalam satu platform.
Canva juga mengembangkan arsitektur baru yang memungkinkan pembuatan pengalaman digital interaktif, penyusunan data sheet terstruktur, serta produksi konten personalisasi dalam skala besar.
Bagi pelaku UMKM, kreator konten, maupun tim kreatif profesional, integrasi berbagai alat AI dan produktivitas dalam satu layanan dinilai dapat membantu menghemat waktu kerja sekaligus mempercepat proses produksi konten.
Canva mengungkapkan platform mereka saat ini telah digunakan lebih dari seperempat miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Sejak diluncurkan pada 2013, Canva berkembang dari platform desain berbasis browser menjadi layanan komunikasi visual dan kolaborasi yang digunakan di lebih dari 190 negara.
Dengan hadirnya Canva Offline, pengguna kini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sinyal internet untuk tetap produktif saat mendesain. Fitur tersebut sekaligus menjadi langkah Canva memperluas layanan kreatif berbasis AI di tengah tren kerja fleksibel dan mobilitas digital yang terus meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































