Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. memperkenalkan solusi kecerdasan buatan (AI) keamanan siber, BigBox AI, yang berada di bawah payung Leap Telkom Digital.
BigBox AI merupakan sebuah platform yang dirancang dengan kemampuan memproses dan menganalisis data secara real-time, termasuk sistem keamanan internal maupun eksternal.
Platform ini dapat membantu instansi pemerintah dan perusahaan dalam otomatisasi tugas rutin, memungkinkan tenaga kerja untuk lebih fokus pada aspek strategis, kreatif, dan pengambilan keputusan.
BigBox AI menawarkan beberapa produk dan service. Pertama ada layanan Satu Data Indonesia (SDI) yang menyatukan data tersebar dalam satu manajemen standar interoperabilitas.
"Ini selaras dengan pemerintahan, pemerintahan maupun korporasi, yang ini menggambarkan banyak sekali data, kemudian dari data yang begitu banyak, kemudian jadi satu insert maupun rekomendasi," ujar CEO BigBox AI Agus Laksono saat ditemui di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Selain itu, mereka juga menyediakan social media analytics yang dapat memantau dan menganalisis tren, merek, isu dan personal brand di media sosial di satu dashboard.
Dengan menggunakan media sosial, kata Agus, bisa mendapat timbal balik [feedback] dari masyarakat dengan cepat.
"Pilih mana? [Mendapat feedback] dengan survei yang begitu lama, waktunya juga begitu panjang, antara 1, 2, 3 bulan, atau dengan menggunakan sosial media, kita bisa real-time mendapatkan feedback dari masyarakat," ujar dia.
BigBox AI juga menyediakan layanan legal analytics yang mampu menghimpun peraturan secara akurat dan terbaru agar akses lebih mudah dan penyusunan aturan yang berkualitas.
Ia menjelaskan bahwa fitur legal analytics bisa memberikan harmonisasi antara satu aturan dengan aturan yang lain atau yang sudah ada sebelumnya. Sehingga begitu ada satu peraturan yang ingin dikeluarkan, dipastikan bahwa peraturan tersebut tidak bertentangan dengan peraturan di atasnya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa platform BigBox AI memiliki layanan CCTV Analytics dan e-KYC, yang menyediakan API video analytic untuk layanan seperti face recognition dan object detection.
"CCTV awalnya hanya sekadar merekam. Nah, begitu ditambahkan AI, maka sekarang tidak lagi cuma sekadar merekam dan menyimpan, tapi juga bisa sebagai komando atas instruksi atau komunikasi dengan yang ada di lapangan," jelasnya.
Dan terakhir, BigBox AI memiliki layanan chat AI Assistant yang bisa menjadi solusi chat dengan menggunakan data internal dan data eksternal untuk memberikan jawaban yang akurat.
(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Contek China, Ini Syarat RI Majukan Industri AI Generatif Lokal
Next Article Warga Eropa Ternyata Tak Peduli Dimatai-matai Robot