
Armada kapal misi Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza. /Antara.
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Islam Indonesia (UII) menyampaikan keprihatinan atas penangkapan sejumlah relawan kemanusiaan dan jurnalis oleh otoritas Israel dalam misi Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza. Salah satu warga negara Indonesia (WNI) yang ikut diamankan diketahui merupakan alumnus UII, Bambang Noroyono.
Rektor UII, Fathul Wahid menegaskan kampus memandang misi kemanusiaan tersebut sebagai bentuk solidaritas universal yang sejalan dengan nilai kemanusiaan, keadilan, perdamaian, dan kebebasan pers yang dijunjung institusi pendidikan.
"Pernyataan Sikap Universitas Islam Indonesia Terkait Penangkapan Relawan dan Jurnalis dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla," ujar Prof. Fathul Wahid dalam rilis resmi yang diterima Harianjogja.com, Kamis (20/5/2026).
UII Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Dalam pernyataannya, UII menyampaikan lima sikap resmi terkait penangkapan relawan dan jurnalis yang terlibat dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Kampus menilai perlindungan terhadap relawan sipil dan pekerja media harus menjadi perhatian serius masyarakat internasional.
1. Mengutuk Penghalangan Misi Kemanusiaan
UII mengecam segala bentuk tindakan yang menghambat misi kemanusiaan serta membahayakan keselamatan warga sipil, relawan, dan jurnalis yang berada di lapangan.
2. Solidaritas untuk Relawan dan Jurnalis
Universitas menyampaikan dukungan moral dan solidaritas kepada seluruh relawan kemanusiaan dan jurnalis yang mengalami penangkapan dalam misi tersebut.
3. Perlindungan Jurnalis Sesuai Hukum Internasional
UII menekankan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik sebagaimana dijamin prinsip kebebasan pers dan hukum humaniter internasional, termasuk Konvensi Jenewa 1949 serta Protokol Tambahan I Tahun 1977.
4. Mendesak Pemerintah RI Bertindak
UII meminta Pemerintah Republik Indonesia melalui jalur diplomatik dan kementerian terkait segera mengambil langkah aktif, cepat, dan terukur guna memastikan keselamatan serta pemulangan seluruh WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.
5. Ajakan Solidaritas Global
Kampus juga mengajak masyarakat luas terus mengedepankan solidaritas kemanusiaan dan mendukung upaya perdamaian yang berkeadilan bagi rakyat Palestina.
Perguruan Tinggi Dinilai Punya Tanggung Jawab Moral
Prof. Fathul Wahid menegaskan keberpihakan terhadap nilai kemanusiaan merupakan bagian dari tanggung jawab moral perguruan tinggi. Menurut dia, kampus tidak hanya berperan dalam pendidikan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab etis terhadap isu kemanusiaan global.
“Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, doa dan harapan kami menyertai keselamatan seluruh relawan kemanusiaan dan jurnalis yang terlibat,” pungkasnya.
Pernyataan sikap UII tersebut menambah dukungan dari berbagai elemen masyarakat sipil terhadap keselamatan relawan dan jurnalis dalam misi kemanusiaan ke Gaza yang saat ini menjadi perhatian internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































