Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

9 hours ago 3

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan Foto ilustrasi rudal atau peluru kendali. / Freepik

Harianjogja.com, IPOH—Pemerintah Malaysia mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dalam negeri seiring memanasnya konflik di Timur Tengah. Aparat penegak hukum diminta bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan kejahatan dan aktivitas ilegal.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh aparat, termasuk kepolisian, dalam menjaga stabilitas nasional. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Program Madani Rakyat Perak 2026 di Ipoh, Perak, Sabtu.

Menurut Anwar, informasi dari pihak kepolisian menunjukkan adanya potensi peningkatan kejahatan, terutama di tengah tekanan ekonomi global yang dipicu situasi geopolitik. Ia menyebut penyelundupan menjadi salah satu aktivitas ilegal yang berisiko meningkat.

“Polisi memberi tahu saya bahwa ketika situasi ekonomi seperti ini, penyelundupan mungkin akan meningkat. Kejahatan mungkin meningkat,” ujar Anwar dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh unsur eksternal. Karena itu, aparat diminta tidak menganggap enteng kondisi yang berkembang saat ini.

Meski demikian, Anwar memastikan situasi keamanan di Malaysia hingga kini masih terkendali. Pemerintah terus memantau perkembangan dan mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak dari konflik global tersebut.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan menjaga stabilitas negara serta fokus mengurangi dampak perang di Timur Tengah terhadap kehidupan di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|