Warga melihat dekorasi khas Ramadhan yang di jual di Beirut, Lebanon (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Tanggal 6 Ramadhan adalah hari yang tak terlupakan dalam sejarah umat Islam, yang menonjol sepanjang zaman sebagai "Hari Reaksi Besar", ketika Al-Mu'tasim bergerak menanggapi seruan "Wam'utasimahu" dan pemimpin terkemuka Imaduddin Zanki berhasil menghancurkan emirat Salibis pertama.
Berikut ini beberapa kejadian besar yang terjadi pada 6 Ramadhan beberapa abad silam, sebagaimana dikutip Aljazeera, Senin (23/2/2026):
Pertama, kejeniusan penaklukan dan tragedi sang penakluk Sindh
Tepat tanggal ini 6 Ramadhan pada 92 H (711 M) silam, dunia menyaksikan kejeniusan militer pemimpin yang belum genap berusia tujuh belas tahun yaitu Muhammad bin al-Qasim al-Thaqafi.
Dia memimpin pasukannya menyeberangi Sungai Sindh dan meraih kemenangan gemilang atas Raja Dahir.
Kemenangan ini tidak hanya membuka jalan bagi masuknya Islam ke semenanjung India, tetapi juga meletakkan dasar bagi sistem toleransi beragama yang unik, di mana umat Hindu dan Buddha diperlakukan sebagai "ahl al-dhimmah" (umat non-Muslim yang dilindungi), yang menjamin stabilitas pemerintahan Islam di wilayah tersebut selama berabad-abad.
Berlawanan dengan yang diharapkan, perjalanan jenius pemuda luar biasa Muhammad bin al-Qasim tiba-tiba terhenti dan tidak berlangsung lama.
Akhir dari bin al-Qasim bukanlah kekalahan militer, melainkan karena perubahan kekuasaan di Damaskus dengan naiknya Sulaiman bin Abdul Malik sebagai khalifah.

1 week ago
12














































