Ada Putusan MA AS, Mendag Bilang Gini Soal Tarif 0% CPO-Tekstil RI

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan akses bea masuk 0% bagi 1.819 produk Indonesia ke pasar Amerika Serikat (AS) tetap berjalan, meski Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat mengeluarkan putusan yang berdampak pada kebijakan tarif AS.

Daftar produk yang menikmati fasilitas tersebut mencakup komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO), kakao, kopi, hingga tekstil.

Budi menyatakan, kesepakatan dagang yang telah ditandatangani, khususnya terkait tarif nol persen, tetap diharapkan berjalan sesuai rencana, meski saat ini masih ada proses lanjutan di pihak AS.

"Ini kan lagi ada yang masa konsultasi karena kemarin keputusan Amerika, tetapi yang sudah kita tandatangani, yang (tarif) 0% masuk ke Amerika, itu tetap kita harapkan berjalan," kata Budi saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan di tengah langkah AS yang tengah menyiapkan gelombang tarif baru berbasis keamanan nasional, menyusul pembatalan bea darurat oleh Mahkamah Agung setempat, sekaligus untuk menjaga kesinambungan rezim tarif globalnya.

Adapun daftar produk bebas tarif mencakup beragam komoditas strategis Indonesia, mulai dari sektor pertanian hingga industri bernilai tambah.

Dokumen Agreements on Reciprocal Trade (ART) Indonesia-AS mencatat sekitar 1.819 pos tarif memperoleh fasilitas tarif 19% hingga 0% di pasar AS, dari sebelumnya 32%. Produk-produk tersebut berasal dari sektor pertanian dan industri, termasuk kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, komponen elektronik dan semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang.

Dari sektor pertanian, fasilitas nol tarif mencakup buah-buahan tropis seperti pisang, nanas, mangga, durian, dan pepaya. Komoditas kopi tercatat memiliki enam pos tarif, disusul teh hijau dan teh hitam, serta rempah strategis seperti lada, pala, cengkih, kayu manis, kapulaga, jahe, dan kunyit.

Selain itu, kakao dan produk turunannya, minyak sawit, palm kernel oil, serta buah dan inti kelapa sawit juga masuk dalam daftar bebas tarif. Fasilitas serupa diberikan kepada produk olahan buah, tepung dan pati berbahan singkong serta sagu, hingga pupuk mineral berbasis kalium.

Tak hanya sektor primer, industri apparel dan tekstil Indonesia juga memperoleh tarif 0% melalui skema tariff-rate quota (TRQ) atau mekanisme berbasis kuota.

(dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|